Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pajak Barang Mewah Naik, Harga Bahan Pokok Ikut Naik?

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 5 Januari 2025 | 20:52 WIB

 

Sri Wahyunida
Sri Wahyunida
 

LombokPost-Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram belum melihat adanya dampak kenaikan PPN 12 persen untuk barang mewah terhadap sejumlah komoditi pasaran. Sebelumnya ramai isu beberapa harga barang yang ikut naik diakibatkan penerapan kebijakan baru tersebut.

“Kalau untuk kenaikan harga bahan pokok berdasarkan pantauan kami, kebanyakan yang naik harganya komoditas holti seperti cabe rawit, cabe keriting dan cabe merah besar, bawang merah, dan tomat,” kata Kabid Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Sri Wahyunida.

Namun Nida menggarisbawahi kenaikan berbagai bahan pokok itu lebih pada faktor cuaca. Bukan dikarenakan PPN 12 persen untuk barang mewah.

“Ini murni kenaikan harga bapok (bahan pokok, Red) karena cuaca,” tekannya.

Nida dan tim belum melihat korelasi yang kuat antara kenaikan PPN 12 persen dengan kenaikan yang terjadi pada bapok. Walaupun isu kenaikan PPN tersebut dirumorkan membawa efek domino pada semua barang atau komoditi perdagangan.

Nida kemudian merincikan kenaikan harga yang terjadi. Seperti kenaikan cabe rawit, cabe keriting, dan cabe merah besar yang awalnya dijual Rp 25.000/kg sampai Rp 35.000/kg; sekarang melonjak menjadi Rp 75.000/kg.

Selanjutnya harga tomat yang tadinya Rp 15.000/kg naik menjadi Rp 20.000/kg. “Ini merupakan hasil pantauan kami di pasar induk Mandalika,” pungkasnya. (zad/r3)

Editor : Redaksi Lombok Post
#disdag #domino #pasar #Efek #kenaikan #perdagangan #Cabe #komoditi #bapok