Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Wali Kota Mataram Desak Geng Motor yang Lakukan Penganiayaan Ditangkap!

nur cahaya • Kamis, 20 Februari 2025 | 09:50 WIB

 

MEMBAHAYAKAN: Aksi balap liar yang dilakukan remaja di salah satu wilayah Kota Mataram. 
MEMBAHAYAKAN: Aksi balap liar yang dilakukan remaja di salah satu wilayah Kota Mataram. 
 

LombokPost-Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menanggapi serius insiden kriminalitas yang melibatkan geng motor di wilayahnya.

Setelah menerima laporan tentang penganiayaan yang menyebabkan luka parah pada seorang warga, Mohan langsung berkoordinasi dengan Satpol PP dan kepolisian untuk menindaklanjuti kasus ini.

"Dari awal memang sudah jadi perhatian kita. Pemicunya adalah geng motor," ujar Mohan.

Mohan mengungkapkan keprihatinannya atas kejadian yang menimpa Komang dan menekankan bahwa aksi geng motor, terutama balap liar yang sering terjadi dini hari, menjadi perhatian serius pemerintah kota.

Ia telah meminta kepolisian untuk meningkatkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan setelah pukul 12 malam.

"Saya minta patrolinya digeser ke atas jam 12," tegasnya.

Mohan juga mendorong pihak kepolisian untuk segera menangkap pelaku penyerangan dan membawa mereka ke hadapan hukum.

Ia menekankan pentingnya ketegasan dalam menangani kasus ini agar tidak menimbulkan preseden buruk di masa depan.

"Ketegasan kita harus benar-benar ditujukan untuk menyikapi persoalan ini agar tidak menjadi preseden kalau dibiarkan," tambahnya.

Kasus ini menjadi pengingat akan pentingnya tindakan tegas terhadap geng motor yang semakin merajalela di Mataram.

Pemerintah kota berkomitmen menjaga keamanan melalui langkah-langkah preventif dan penegakan hukum yang tegas agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya sudah minta Kasat Pol PP agar berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan itu," ujar Mohan.

Sebelumnya, berdasarkan laporan, korban mengalami luka sobek pada wajahnya sepulang dari menyaksikan aksi balap liar bersama tiga rekannya di Taman Udayana, Minggu (16/2) dini hari.

Setelah balap liar selesai, korban bersama temannya hendak pulang, namun mereka dikejar sejumlah pengendara motor yang membawa busur panah.

Pengendara tersebut menghentikan kendaraan korban dan rekannya, lalu menganiaya mereka.

Akibatnya, korban mengalami luka sobek pada pipi kanan akibat senjata tajam.

Sementara itu, dari Polresta Mataram, Kasatreskrim AKP Regi Halili menyebut laporan adanya geng motor tersebut telah diterima. Tim saat ini mulai melakukan penyelidikan.

”Sedang dilakukan pencarian,” kata Regi.

Polresta Mataram juga sudah mengecek langsung kondisi korban yang saat ini mendapatkan perawatan di rumah sakit.

Regi membenarkan jika memang korban mengalami luka seperti yang beredar di media sosial. Polisi saat ini juga masih memeriksa saksi yang merupakan rekan korban.

"Mudah-mudahan besok atau lusa sudah ada titik terang. Yang jelas, tindakan awal kami terhadap ada laporan ini, kami lakukan pemeriksaan saksi-saksi," ujar Regi. (chi/r7)

Editor : Kimda Farida
#keamanan #penegakan hukum #geng motor #Ketegasan #Patroli #kepolisian #Mataram #Penganiayaan