LombokPost-Wali Kota Mataram Mohan Roliskana menunda sementara pengadaan mobil dinas baru bagi camat di Kota Mataram. Keputusan ini diambil sebagai bentuk penyesuaian terhadap kondisi keuangan daerah saat ini.
"Sebenarnya kasihan, mobil camat ini sudah lama dipakai, dari Avanza lama. Camat juga butuh operasional. Tapi untuk menyesuaikan situasi saat ini, saya minta dipending dulu," kata Mohan.
Anggaran yang telah dialokasikan untuk pengadaan mobil dinas tersebut akan ditahan sementara. Penundaan ini berlaku untuk enam kecamatan di Kota Mataram. "Mudah-mudahan camat sabar dulu," ucapnya.
Mohan menjelaskan bahwa anggaran pengadaan mobil dinas ini berada di luar Rp 20 miliar yang telah dipetakan dalam efisiensi anggaran sebelumnya. "Karena yang Rp 20 miliar ini untuk infrastruktur," jelasnya.
Penundaan dilakukan karena keuangan daerah harus diprioritaskan untuk kebutuhan yang lebih mendesak. Meskipun memahami kebutuhan operasional camat, Mohan berharap mereka bisa bersabar. Ia berjanji akan meninjau kembali pengadaan mobil dinas pada perubahan anggaran mendatang, dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah.
"Mungkin di perubahan nanti ya, kita lihat situasinya dulu," terangnya.
Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Mataram M Ramayoga menambahkan, bahwa penundaan ini mencakup enam unit kendaraan. Ia juga mengonfirmasi bahwa anggaran pengadaan mobil dinas ditahan sementara.
"Nggih, anggaran untuk sementara ditahan. Ada enam unit kendaraan yang pengadaannya ditunda," jelasnya.
Saat ditanya mengenai besaran anggaran yang ditahan, Ramayoga menjelaskan bahwa angka pastinya berada di masing-masing kecamatan. Namun, ia tidak memberikan perkiraan angka kumulatif untuk keseluruhan pengadaan.
"Angkanya ada di masing-masing kecamatan niki," tandasnya. (chi/r7)
Editor : Pujo Nugroho