Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kunjungan Perpustakaan Mataram Sedang Lesu, Turun 50 Persen

nur cahaya • Sabtu, 22 Maret 2025 | 12:21 WIB

 

KUNJUNGAN BERKURANG: Tampak bangunan perpusatakaan Kota Mataram yang berada di kawasan Lingkar Selatan, Kecamatan Sekarbela.
KUNJUNGAN BERKURANG: Tampak bangunan perpusatakaan Kota Mataram yang berada di kawasan Lingkar Selatan, Kecamatan Sekarbela.
 

LombokPost-Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diarpus) Kota Mataram mencatat penurunan signifikan jumlah pengunjung Perpustakaan Mataram selama Ramadan 1446 Hijriah. Kepala Diarpus Kota Mataram Jimmy Nelwan mengatakan jumlah kunjungan turun hingga 50 persen per hari dibandingkan hari biasa.

"Di luar Ramadan, kunjungan per hari bisa mencapai 200 orang, tapi selama bulan puasa ini turun menjadi sekitar 100 orang per hari," ungkapnya.

Penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tidak adanya kunjungan rutin dari sekolah serta libur panjang mahasiswa yang membuat banyak dari mereka pulang ke daerah asal.

Meski demikian, Jimmy memastikan pelayanan perpustakaan tetap berjalan normal selama Ramadan. Jam operasional tetap mengikuti jam kantor, yakni Senin hingga Jumat pukul 08.00-15.45 WITA dan Sabtu pukul 08.00-12.00 WITA.

"Jam pelayanan tetap seperti biasa meskipun jumlah kunjungan menurun," ujarnya.

Diarpus juga berencana memperluas layanan dengan membuka perpustakaan pada hari Minggu, menindaklanjuti banyaknya permintaan masyarakat.

"Banyak yang ingin berkunjung di hari Minggu, bukan hanya anak-anak dan mahasiswa, tapi juga ibu rumah tangga," jelasnya.

Diarpus masih mempertimbangkan kesiapan sumber daya manusia untuk merealisasikan rencana ini. Diperkirakan, diperlukan 10 petugas tambahan untuk operasional hari Minggu, sementara saat ini Diarpus memiliki 14 pustakawan.

Perpustakaan Mataram memiliki koleksi cukup besar, dengan total 42.653 judul atau 61.846 eksemplar buku sejak didirikan. Namun, akibat pengalihan koleksi ke taman baca masyarakat, kerusakan, dan kehilangan, jumlah buku yang tersedia kini tersisa 14.727 judul atau 28.481 eksemplar.

Selain buku fisik, Perpustakaan Mataram juga menyediakan koleksi buku digital sebanyak 490 judul atau 980 kopi. "Kami berharap dengan koleksi digital ini, masyarakat tetap bisa mengakses bahan bacaan meskipun tidak bisa datang langsung," kata Jimmy.

Diarpus berharap berbagai upaya yang dilakukan dapat terus meningkatkan minat baca masyarakat, baik selama Ramadan maupun di hari biasa. (chi/r7)

Editor : Jelo Sangaji
#kunjungan #ramadan #Permintaan #digital #buku #Pelayanan #Pustakawan #perpustakaan