
LombokPost - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli melakukan kunjungan kerja ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Lombok Tengah, pekan lalu.
Kunjungan itu membahas penguatan sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) di kawasan Mandalika.
Yassierli menegaskan, pelatihan vokasi menjadi salah satu prioritas pemerintah. Program itu diarahkan untuk menyiapkan tenaga kerja lokal agar bisa mengisi kebutuhan industri di KEK Mandalika.
“Kami hadir untuk memastikan bahwa pelatihan vokasi memberikan manfaat nyata dalam pengembangan SDM di KEK Mandalika,” ujar Yassierli.
Melalui kolaborasi lintas kementerian, Kemnaker berupaya menyelaraskan program pelatihan dengan kebutuhan industri di lapangan. Harapannya, investasi dan pembangunan infrastruktur di Mandalika dapat diikuti serapan tenaga kerja lokal.
Terpisah, Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Ananda Mikola menyambut baik langkah pemerintah pusat. Menurutnya, kesiapan SDM lokal yang terampil menjadi kunci dalam menjaga kualitas operasional setiap gelaran balap internasional di Mandalika.
“Kami sangat mendukung penuh program pelatihan vokasi dari Kemnaker ini. Kebutuhan industri motorsport dan event internasional sangat spesifik, sehingga kehadiran tenaga kerja lokal yang tersertifikasi dan kompeten akan langsung mendongkrak standar pelayanan kita di level global,” ungkap Ananda.
Kunjungan itu juga menjadi bagian dari penguatan kerja sama antara Kemnaker, Kemenko Perekonomian, ITDC, dan MGPA. Kerja sama itu diharapkan melahirkan program pelatihan vokasi yang terintegrasi. Mulai dari sektor motorsport, pariwisata, perhotelan, manajemen event internasional, hingga industri jasa pendukung lainnya di NTB.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




