LombokPost-Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang digalakkan Dinas Kesehatan Kota Mataram terus menunjukkan hasil positif. Ratusan warga telah memanfaatkan layanan ini, sementara sekitar 600 orang masih menunggu giliran untuk pemeriksaan kesehatan gratis saat berulang tahun.
“Sejak diluncurkan, program ini telah melayani ratusan peserta di setiap puskesmas di Mataram,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Mataram dr Emirald Isfihan.
Emirald menjelaskan, program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin. Sebanyak 600 orang yang sudah mendaftar tetapi belum datang masih memiliki kesempatan karena masa berlaku pemeriksaan hingga 30 hari setelah registrasi.
“Sebanyak 600 orang ini sudah terdata di aplikasi Satu Sehat untuk mendapatkan cek kesehatan gratis nantinya,” terangnya.
Program CKG tidak hanya melayani pengobatan bagi yang sakit, tetapi lebih fokus pada pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai upaya pencegahan.
“Ini adalah skrining kesehatan, dan sejauh ini kami belum menemukan indikasi penyakit berat dari peserta,” jelasnya.
Emirald juga menekankan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan. Kini, banyak warga memanfaatkan pemeriksaan berkala untuk mengetahui kondisi tubuh mereka lebih dini.
“Mereka tidak menunggu sakit untuk memeriksakan diri, tetapi ingin mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal,” tambahnya.
Salah satu keunggulan program ini adalah pencatatan data kesehatan secara digital melalui aplikasi Satu Sehat Mobile. Dengan sistem ini, riwayat kesehatan peserta terdokumentasi dengan baik, memudahkan pelayanan kesehatan di mana pun mereka berobat.
Dinas Kesehatan Kota Mataram terus mensosialisasikan program ini melalui media sosial dan akun resmi pemerintah. Selain meningkatkan kesadaran kesehatan, program ini juga membantu mengurangi biaya pengobatan akibat keterlambatan deteksi penyakit.
“Kami ingin memastikan masyarakat mengetahui bahwa program ini ada dan bisa dimanfaatkan,” katanya.
Program CKG mencakup berbagai jenis pemeriksaan, mulai dari kesehatan bayi baru lahir, deteksi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan kanker, hingga pemeriksaan kesehatan indera seperti mata, telinga, dan gigi.
Untuk mendapatkan layanan ini, warga perlu mengunduh aplikasi Satu Sehat, mengisi biodata, dan memilih tanggal pemeriksaan. Bagi yang tidak memiliki ponsel, anggota keluarga lain dapat menambahkan profil tertaut di akun mereka. Setelah mendaftar, peserta akan menerima notifikasi jadwal pemeriksaan dan cukup membawa identitas diri serta tiket pemeriksaan dari aplikasi. (chi/r7)
Editor : Prihadi Zoldic