LombokPost-Keluarga Besar Yayasan Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Nyangget di Mataram menggelar kegiatan buka bersama sekaligus pembagian THR dan paket lebaran, beberapa hari lalu.
Acara yang digelar di Hotel Fave Mataram ini dilaksanakan setelah semua kegiatan pembelajaran berakhir bertepatan dengan tanggal 25 Ramadan.
Dihadiri oleh semua keluarga pengurus, pembina dan pengasuh di Yayasan Nahdlatul Abror.
"Sejak tahun kemarin kita masih ikhtiar kan utk proses MTs atau SMP Islam tapi masih ada kendala teknis mudahan tahun depan sudah bisa berjalan," kata Ketua Yayasan H Irzani dalam sambutannya diwakili oleh Sekretaris Yayasan H Lalu Muhammad Zainuddin.
Ia menyampaikan kegiatan buka bersama tahun ini tidak bisa dihadiri ketua yayasan karena sedang melaksanakan ibadah umrah bersama keluarga selama 32 hari, yakni selama Ramadan sampai Idul Fitri di Makkah Almukarromah.
Irzani berpesan kepada semua untuk tetap sabar dan semangat melakukan pengabdian pada madrasah dan pondok.
"Karena dengan kekompakan dan kesabaran in sya Allah semua yang kita ikhtiarkan dan kita cita-citakan akan mudah kita capai," imbuhnya.
Zainuddin yang juga Pejabat Biro hukum Setda NTB ini mengatakan, semua proses hadirnya ponpes dan madrasah di Nyangget ini atas jasa pembina yakni Prof Hasil Tamsil saat menjadi Ketua PD NW Kota Mataram.
Walaupun progresnya sejak 2009 lamban sekali mulai pembebasan lahan dan membangun kelas.
Baru pada tahun 2015/2016, sesepuh NW yang sekarang sudah banyak almarhum seperti H Mawardi, H Syahdan Ilyas, TGH Jamiluddin Azhar dan lainnya memberikan amanah kepada H Irzani untuk menjadi ketua yayasan.
Barulah proses pembangunan berjalan secara bertahap dari 1,5 lokal kelas sekarang menjadi 18 lokal kelas dan bisa digunakan secara maksimal untuk pembelajaran serta kegiatan organisasi di Kota Mataram.
"Kita mengajak semua mari terus semangat memberikan pelayanan pembelajaran dan juga pelayanan pada wali santri semua," imbuhnya.
Pembina Madrasah Prof H Hasil Tamsil mengatakan, gedung madrasah saat ini alhamdulillah sudah tuntas terbangun tiga lantai.
Jumlah lokal yang dimiliki sebanyak 18 dan digunakan untuk kantor yayasan, kelas pembelajaran untuk MI dan kelas pembelajaran untuk RA.
Dikatakan, dari sisi pelayanan dan prestasi siswa dan guru sudah mulai banyak menorehkan juara tingkat kecamatan bahkan juara tingkat Kota Mataram.
Ini menunjukan guru dan pengasuh madrasah sudah menunjukan kesungguhannya.
"Terima kasih kami sampaikan kepada Hj Nurjannah Kepala MI dan Zakiyah Kepala RA. Tetap optimistis kita pasti bisa lebih baik dari madrasah lainnya," imbuhnya.
Kehadiran madrasah di Nyangget sangat diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat karena sudah bisa menghadirkan kenyamanan bagi putra putri mereka bersekolah.
Bahkan mendapatkan banyak ilmu agama dibandingkan di sekolah umum.
Kemudian ketua yayasan juga berpesan agar kegiatan seperti ini tetap dijalankan dan menjadi agenda tahunan untuk menjalin silaturahmi antarpihak.
Paket Lebaran dan THR ini juga jangan dilihat besar nilainya tapi dari nilai sosial dan maslahatnya.
"Ke depan kita akan terus berbenah dan menjadi ponpes/madrasah terdepan di Kota Mataram," tambahnya.
Dia berpesan kepada semua yang hadir untuk pandai-pandai bersyukur dan berterima kasih.
"Ayo kita terus bahu membahu dan tetap bergandeng tangan untuk memajukan madrasah dan ponpes kita ini. Karena kalau bukan kita siapa lagi yang kita harapkan. Secara finansial betul, kita belum mapan dan mandiri. Sehingga operasional madrasah kita masih bergantung pada dana BOS, tapi yakinlah berikutnya kita akan lebih mandiri dan lebih mapan," ujarnya.
Kuncinya tingkatkan kualitas dan layanan pembelajaran.
Kalau kualitas sudah bagus maka semua orang akan sekolah di sini dan biaya pasti akan lebih besar yang akan berdampak pada kesejahteraan semua guru dan pengasuh.
Kegiatan diakhiri dengan Tausiyah Ramadan oleh Ust Ramli Ahmad, ketua Majelis Dakwah NWDI Mataram) dan TGH H Mustain. (nur)
Editor : Kimda Farida