Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ampenan Kecamatan Terpadat di Kota Mataram, Pertumbuhan Penduduk Naik 1,03 Persen Didominasi Tingginya Angka Kelahiran

nur cahaya • Jumat, 18 April 2025 | 22:30 WIB

 

MAKIN PADAT : Warga kota Mataram yang melakukan jogging di Jalan Udayana beberapa waktu lalu.
MAKIN PADAT : Warga kota Mataram yang melakukan jogging di Jalan Udayana beberapa waktu lalu.
 

LombokPost-Laju pertumbuhan penduduk Kota Mataram pada 2024 mencapai 1,03 persen. Kenaikan ini didominasi oleh tingginya angka kelahiran.

“Dominan dari penambahan jumlah kelahiran,” kata Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Lalu Ahmad Gunadi.

 Baca Juga: Sumbawa Timur Mining Raih Sertifikat ISO 14001:2015, Bukti Komitmen Lingkungan Sejak Eksplorasi

Data Dukcapil menunjukkan jumlah penduduk Kota Mataram per akhir 2024 tercatat 461.936 jiwa. Angka ini meningkat dari tahun sebelumnya yang berjumlah 457.429 jiwa. Pertumbuhan 1,03 persen ini, menurut Ahmad, terutama disebabkan oleh angka kelahiran yang tinggi.

Ahmad menjelaskan, kelahiran menjadi motor utama pertumbuhan penduduk di Kota Mataram. Meski urbanisasi juga memberi kontribusi, namun dampaknya belum sebesar angka kelahiran.

“Yang dominan hanya angka kelahiran ini, sementara angka pindah datang penduduk angkanya masih berimbang,” ucapnya.

 

Photo
Photo

Adapun proyeksi pertumbuhan penduduk untuk tahun 2025 belum bisa dipastikan. Ahmad menyebut data resmi masih menunggu rilis dari pemerintah pusat.

“Untuk data 2025 datanya belum direlease Depdagri. Biasanya baru dikeluarkan bulan Juli,” jelasnya.

Meski demikian, tren pertumbuhan penduduk dalam lima tahun terakhir menunjukkan adanya penambahan yang konsisten setiap bulan.

“Betul selalu ada penambahan penduduk setiap bulannya,” imbuhnya.

 Baca Juga: Pengangguran Terbuka di NTB Didominasi Usia Produktif

Terkait kepadatan penduduk, Kecamatan Ampenan tercatat sebagai wilayah terpadat, disusul Kecamatan Mataram, Cakranegara, Selaparang, Sandubaya, dan Sekarbela. Jumlah penduduk di Kecamatan Ampenan mencapai 94.343 jiwa. Angka ini lebih tinggi dari Kecamatan Mataram sebagai pusat kota yang mencatat 82.940 jiwa. Sementara kecamatan dengan penduduk terendah adalah Sandubaya dengan 71.840 jiwa.

“Mungkin terkait karena histori Ampenan sebagai kota pelabuhan perdagangan dulunya, sehingga penduduk cenderung bertempat tinggal di wilayah ini,” tandasnya. (chi/r7)

Editor : Prihadi Zoldic
#kelahiran #penduduk #kecamatan #Mataram #pelabuhan