Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jalan-jalan ke RTH Pagutan Yuk! Pemkot Mataram Siapkan Fasilitas Edukasi dan Rekreasi untuk Pengunjung

nur cahaya • Sabtu, 31 Mei 2025 | 06:26 WIB

 

INTERAKSI SOSIAL: Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan Kota Mataram yang beberapa waktu ini semakin ramai dikunjungi warga untuk bersantai, jogging, dan sebagainya. 
INTERAKSI SOSIAL: Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan Kota Mataram yang beberapa waktu ini semakin ramai dikunjungi warga untuk bersantai, jogging, dan sebagainya. 
 

LombokPost - Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan di Kota Mataram akan dipercantik dengan penambahan fasilitas edukasi dan rekreasi.

Salah satunya adalah pembangunan aviari atau kandang burung besar.

Pengembangan ini bertujuan meningkatkan fungsi sosial dan edukatif sekaligus memperkuat kontribusi RTH Pagutan terhadap pendapatan asli daerah (PAD) Kota Mataram.

"Jadi kami berencana untuk meningkatkan fasilitas yang ada di situ," kata Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.

Mohan mengatakan, RTH Pagutan telah menjadi titik fokus baru masyarakat untuk interaksi sosial, olahraga, rekreasi, dan pengembangan UMKM.

Ia menilai lokasi tersebut sangat cocok untuk pembangunan aviari.

“Sangat ideal untuk membuat aviari di situ,” ucapnya.

Aviari ini dirancang menampung berbagai jenis burung dalam ruang luas dan alami, memanfaatkan vegetasi RTH Pagutan yang mendukung, dengan luas lebih dari 8 hektare.

Fasilitas tersebut akan menunjang edukasi, khususnya bagi anak-anak, untuk mengenal berbagai jenis burung dan pentingnya konservasi.

Interaksi langsung seperti memberi makan atau menyaksikan pertunjukan diharapkan membuat pembelajaran lebih menarik dan berkesan.

Lewat edukasi di aviari, anak-anak bisa belajar menghargai keanekaragaman hayati dan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Karena di situ cukup banyak vegetasinya kan ya,” ucapnya.

Selain aviari, Pemkot Mataram juga merencanakan pembangunan fasilitas pendukung seperti ruang pertemuan indoor berkapasitas 200 orang.

Saat ini, RTH Pagutan sudah memiliki Becingah atau aula terbuka yang sering digunakan untuk kegiatan pemerintah dan masyarakat, bahkan pemanfaatannya harus melalui daftar tunggu.

Mohan optimistis, dengan kelengkapan fasilitas termasuk lahan parkir yang luas, RTH Pagutan akan menjadi sumber PAD baru yang signifikan.

Pendapatan ini akan berasal dari sewa gedung dan lahan parkir.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

“Cukup signifikan itu. Akan kita kelola dengan baik,” terangnya.

Konsep pembangunan saat ini tengah disiapkan Dinas Lingkungan Hidup.

Jika memungkinkan melalui anggaran perubahan APBD 2025, pembangunan aviari akan dimulai.

Jika tidak, pengusulan dilakukan pada APBD murni 2026, termasuk fasilitas tambahan lainnya.

Tidak hanya RTH Pagutan, Mohan juga menyebut RTH Selagalas akan direvitalisasi. Tujuannya agar seluruh wilayah Kota Mataram memiliki RTH, mulai dari Udayana, Pagutan, hingga Salagalas.

“Konsepnya semua rekreasional, olahraga, dan UMKM di situ. Jadi warga yang di wilayah timur tidak perlu jauh-jauh ke Pagutan atau Udayana,” jelasnya.

Untuk Selagalas, revitalisasi telah diusulkan dalam APBD Perubahan. Mohan menegaskan hal ini sebagai bentuk pemanfaatan lahan yang tersedia.

“Karena kita kan cukup terbatas kalau soal lahan,” akunya.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram Nizar Denny Cahyadi membenarkan rencana penambahan aviari di RTH Pagutan.

DLH juga berencana menambah taman di sisi selatan kawasan untuk memperindah lingkungan.

"Kita usahakan di ABT ini, kalau memungkinkan fiskal Mataram. Tapi kalau memang tidak memungkinkan nanti di murni 2026," ucap Denny.

Terkait anggaran, ia belum menyebut angka pasti karena masih menunggu perencanaan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) yang matang.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

“Ya kita lihat dulu perencanaannya ya,” tandasnya. (chi/r7)

Editor : Rury Anjas Andita
#Kota Mataram #Edukasi #rekreasi #rth #PAD