Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PUPR Pastikan Seluruh Bahan Berkualitas Baik Pembangunan Kantor Wali Kota Mataram Baru, Progres Fisik Lampaui Target Mingguan

Lombok Post Online • Jumat, 13 Juni 2025 | 09:01 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost - Pembangunan kantor baru Wali Kota Mataram di Jempong menunjukkan progres memuaskan.

Hingga 12 Juni, kemajuan fisik proyek telah mencapai 13,43 persen atau 6,42 persen di atas target mingguan yang ditetapkan sebesar 7,01 persen.

Capaian progres ini melampaui target mingguan yang ditetapkan.

"Di time schedule kita target 7,01 persen, tapi kita sudah plus di sana. Ya melampaui," kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning.

Capaian tersebut dinilai sebagai hasil dari strategi percepatan yang efektif di lapangan. Lale mengaku puas dengan progres yang dicapai, yang menurutnya merupakan buah dari kerja keras setiap hari, termasuk lembur untuk memastikan target tercapai.

Dinas PUPR menargetkan proyek ini rampung sesuai jadwal, yakni 31 Desember. Namun, Lale berharap pengerjaan bisa tuntas lebih cepat dari itu.

“Kita berupaya, jangan sampai tanggal 31 Desember baru selesai. Kalau bisa 20-an itu sudah close, mengikuti pencairan anggaran,” terangnya.

Saat ini, pengerjaan difokuskan pada pembuatan kolam pedestal di atas pondasi, setelah pemasangan tiang pancang spun pile tuntas.

Di saat yang sama, tim juga mengerjakan pengecoran, pengurukan lahan bangunan, serta fondasi batu kali. Tahap ini melibatkan 56 pekerja dan 5 mandor setiap hari, mayoritas merupakan tenaga kerja lokal.

Lale menjelaskan, pekerjaan beton menjadi kunci akselerasi. Proses ini memungkinkan dilakukan lembur, sehingga bisa mengimbangi tahapan finishing arsitektur yang biasanya lebih lamban.

“Untuk pengecatan dan plesteran itu lamban. Itu lah kita kejar dengan schedule sekarang ini, bagaimana plusnya besar. Sehingga pengerjaan arsitektur tidak terpengaruh,” ucapnya.

Hingga saat ini, proyek tidak menghadapi kendala berarti, baik dari sisi cuaca maupun pasokan material. Material lokal seperti batu dan pasir tersedia lancar.

Sementara itu, untuk material pabrikasi, telah disiapkan strategi khusus agar tidak mengganggu jadwal pengerjaan. Salah satunya adalah pemesanan lift yang umumnya membutuhkan waktu lima bulan sejak dipesan.

“Jadi begitu dikontrak langsung dipesan, begitu juga dengan ACP dan pabrikasi yang lain,” jelasnya.

Kualitas material juga menjadi perhatian utama. Lale memastikan seluruh bahan yang digunakan memiliki kualitas baik. Untuk cor beton, dilakukan pengujian laboratorium secara ketat.

“Tidak akan dilakukan pengecoran sebelum adanya hasil dari lab, yang digunakan acuan yakni lab Universitas Mataram,” tegasnya.

KANTOR BARU: Pengerjaan pembangunan kantor wali kota Mataram baru di area jempong terlihat tiang pancang yang sudah dibangun, Kamis (12/6). 
KANTOR BARU: Pengerjaan pembangunan kantor wali kota Mataram baru di area jempong terlihat tiang pancang yang sudah dibangun, Kamis (12/6). 

Bahkan, pengujian baja tulangan dilakukan di luar daerah. “Semua kita cek. Seperti minggu lalu saya ke ITS Surabaya untuk pengecekan kuat tarik baja yang dipakai. Artinya besi yang dipakai untuk tulangan dicek di ITS,” tandasnya.

Sebelumnya, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Mataram Rino Rinaldi mengatakan, terkait anggaran yang sempat disorot, seluruh proses pembangunan berjalan sesuai mekanisme.

Pagu anggaran tahap pertama sebesar Rp60 miliar telah melalui proses tender dan pengawasan dengan kontraktor yang sudah ditunjuk.

“Dan ini bukan bangun langsung jadi. Proyeknya direncanakan multiyears. Semua transparan, dan kami di Komisi III mengawal ketat, agar setiap rupiah yang keluar benar-benar bermanfaat,” tandasnya. (chi/r7)

Editor : Siti Aeny Maryam
#kantor #wali kota #Anggaran #Mataram #Tenaga Kerja #lokal