LombokPost – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Zainuddin Abdul Madjid kembali mengeluarkan peringatan dini terkait kondisi gelombang laut di wilayah perairan Nusa Tenggara Barat (NTB).
Peringatan ini berlaku mulai Sabtu, 5 Juli pukul 08.00 WITA hingga Minggu, 6 Juli pukul 08.00 WITA.
Dalam rilis resmi yang dikeluarkan BMKG, sejumlah perairan di NTB diprediksi mengalami gelombang setinggi 1,25 hingga 4,0 meter, dengan tingkat risiko keselamatan pelayaran yang perlu diwaspadai.
Gelombang laut dengan ketinggian 2,5 – 4,0 meter (kategori tinggi) diprediksi terjadi di:
- Samudera Hindia Selatan NTB
- Selat Sape bagian Selatan
Sedangkan gelombang 1,25 – 2,5 meter (kategori sedang) akan melanda:
- Selat Lombok bagian Utara dan Selatan
- Selat Alas bagian Utara dan Selatan
- Selat Sape bagian Selatan
BMKG menyebutkan bahwa kondisi ini cukup berisiko bagi berbagai jenis moda pelayaran laut. Termasuk di antaranya:
- Perahu Nelayan (berisiko jika gelombang di atas 1,25 meter)
- Kapal Tongkang (berisiko di atas 1,5 meter)
- Kapal Ferry (berisiko di atas 2,5 meter)
- Kapal Kargo & Pesiar (berisiko jika gelombang melebihi 4 meter dan angin di atas 27 knot)
Spot Wisata Laut yang Masih Aman & Asoy
Meski beberapa perairan menghadapi gelombang tinggi, sejumlah kawasan wisata bahari di NTB masih relatif aman dan nyaman untuk aktivitas seperti snorkeling, berenang, atau pelesiran santai.
Berikut beberapa spot wisata laut yang direkomendasikan berdasarkan info BMKG (gelombang 0,5 – 1,25 meter / kategori rendah):
-
Pantai Sire, Lombok Utara
Tenang dan cocok untuk keluarga, dengan gelombang rendah serta akses mudah dari Senggigi. -
Gili Air & Gili Meno
Aman untuk diving ringan dan snorkeling. Ombak di kawasan utara Lombok ini terpantau rendah. -
Pantai Sekotong, Lombok Barat
Cocok untuk wisata bahari dan pemancingan ringan. Masuk kategori aman menurut data BMKG. -
Teluk Saleh, Sumbawa
Di area ini, perairan relatif teduh dan aman untuk wisata edukatif seperti melihat hiu paus (whale shark) di musim tertentu. -
Pantai Tanjung Menangis, Sumbawa Timur
Cocok untuk healing dan camping laut ringan. Ombaknya relatif landai pagi hingga sore.
Masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di wilayah pesisir NTB diimbau untuk selalu waspada, terutama saat cuaca mendung atau angin bertiup lebih kencang dari biasanya.
“Waspadai tinggi gelombang yang mencapai 2 meter atau lebih di beberapa titik perairan NTB,” tulis prakirawan BMKG, Agastya Ardha Chandra Dewi, dalam pernyataan resminya.
Bagi pelaku pelayaran dan wisata laut, disarankan untuk selalu mengecek kondisi cuaca terkini sebelum berlayar atau beraktivitas di laut. Untuk informasi maritim lebih lanjut, masyarakat bisa memindai kode QR yang tersedia dalam buletin resmi BMKG.
Kondisi laut NTB 5–6 Juli 2025 cukup menantang di beberapa titik. Namun, masih banyak spot wisata bahari yang aman dan asyik untuk dinikmati. Tetap utamakan keselamatan, dan pastikan selalu update info cuaca dari sumber resmi.
Tags:
gelombang laut NTB 2025, peringatan BMKG NTB, wisata laut aman NTB, samudera hindia selatan, selat lombok gelombang tinggi
Jika kamu ingin versi pendeknya untuk Instagram caption atau berita ringkas, tinggal bilang ya!
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin