
LombokPost- MAN 2 Mataram terus memperkuat digitalisasi madrasah sebagai program unggulan Kementerian Agama.
Salah satu langkah nyata yang kini diterapkan adalah penggunaan Learning Management System (LMS) dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) 2026.
Melalui sistem ini, seluruh siswa MAN 2 Mataram mengerjakan ujian menggunakan smartphone masing-masing.
Penerapan LMS di MAN 2 Mataram dinilai mampu menciptakan sistem ujian yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Selain mendukung digitalisasi madrasah, penggunaan LMS saat ASAT juga dinilai dapat meminimalkan praktik menyontek di lingkungan sekolah.
Kepala MAN 2 Mataram Sumber Hadi mengapresiasi penerapan LMS dalam ASAT tahun ini.
Menurutnya, penggunaan LMS menjadi inovasi baru bagi guru maupun siswa di MAN 2 Mataram.
“Alhamdulillah, LMS sudah bisa diterapkan di MAN 2 Mataram untuk pelaksanaan ASAT. Siswa menjawab soal menggunakan smartphone masing-masing sehingga bisa meminimalkan praktik menyontek,” ujar Sumber.
Ia menegaskan, penggunaan LMS dalam ASAT sangat mendukung terciptanya sistem evaluasi yang modern dan akuntabel.
Selain itu, penerapan LMS juga menjadi bagian penting dalam mendukung program digitalisasi madrasah yang terus digaungkan Kemenag RI.
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!




