LombokPost – Ketika banjir besar melanda Kota Mataram pada Minggu (6/7/2025), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) H. Moh. Ruslan menjadi garda terdepan dalam penanganan banjir.
Unit-unit lapangan langsung bergerak cepat ke lokasi.
Tak menunggu lama, rumah sakit milik pemerintah ini menerjunkan lima unit ambulans lengkap dengan tim medis gabungan yang terdiri dari dokter, perawat, bidan, serta sopir terlatih ke wilayah-wilayah terdampak.
Bukan hanya siaga di titik-titik rawan, tim medis ini juga melakukan patroli dan evakuasi langsung ke permukiman warga.
“Kami langsung melakukan penanganan menyeluruh, mulai dari evakuasi di lokasi kejadian, tindakan medis pertama di dalam ambulans, hingga tatalaksana lanjutan di ruang perawatan RSUD H. Moh. Ruslan,” kata Direktur RSUD H. Moh. Ruslan dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc, di sela kesibukannya mengoordinasikan tim menangani korban, Minggu (6/7).
Sosok nomor satu di jajaran RSUD kebanggaan Kota Mataram itu, langsung turun ke lapangan.
Ia memantau proses evakuasi warga, membantu memberikan bantuan langsung kepada korban, serta memastikan pelayanan rumah sakit berjalan optimal di tengah situasi darurat.
“Seperti amanat dari pak Wali Kota, kami ingin hadir bersama warga. Kami ingin memberi rasa aman dan memastikan semua korban mendapatkan akses pertolongan yang cepat,” imbuhnya.
Hingga hari Senin pagi (7/7), sebanyak 17 korban banjir telah ditangani oleh tim RSUD H. Moh. Ruslan.
Dari jumlah tersebut, 8 orang masih menjalani pemantauan di ruang rawat inap, sementara 9 orang lainnya telah dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang.
Mayoritas pasien mengalami keluhan seperti luka lecet, infeksi kulit karena air kotor, serta gangguan pernapasan akibat paparan cuaca ekstrem dan udara lembab.
“Tindakan cepat tim medis untuk membantu mencegah kondisi pasien memburuk,” tekannya.
RSUD H. Moh. Ruslan juga mengaktifkan layanan gawat darurat 24 jam bagi masyarakat yang memerlukan pertolongan medis mendesak. Masyarakat diminta segera menghubungi PSC 119 Mataram Emergency Medical Service di nomor: 087-777-577-119
Layanan ini terbuka untuk semua warga. “Terutama mereka yang kesulitan akses karena terjebak banjir atau memiliki kondisi medis mendesak,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, dr. Eka juga menyampaikan rasa hormat dan apresiasinya kepada seluruh tim medis, driver, hingga relawan yang terlibat di lapangan. “Meskipun cuaca ekstrem dan medan di lapangan cukup berat, semangat tim tetap terjaga. Ini adalah bentuk pengabdian nyata. Kita doakan bersama agar musibah ini segera berakhir dan Kota Mataram bisa kembali pulih,” ucapnya penuh haru.
RSUD H. Moh. Ruslan menegaskan komitmennya untuk terus hadir di garis depan penanganan bencana. Tidak hanya sebagai fasilitas kesehatan, tapi juga sebagai bagian dari kekuatan solidaritas dan kemanusiaan warga NTB. (zad/r9)
Editor : Jelo Sangaji