Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkot Mataram Pascabanjir Tanggung Biaya Perawatan Medis, Kesiapan RS Ruslan Memberikan Pelayanan Prima

Lombok Post Online • Minggu, 13 Juli 2025 | 19:09 WIB

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post

LombokPost – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menegaskan komitmennya untuk menanggung biaya perawatan medis.

Khususnya bagi warga terdampak banjir yang dirawat di rumah sakit.

Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri. 

"Sekarang masih ada yang masuk (pasien). Pemerintah Kota hadir untuk itu. Semua hadir, kita ingin meringankan beban masyarakat, masak sudah sakit dibebani lagi," kata Alwan. 

Ia menambahkan, meskipun belum ada usulan resmi yang masuk, pendataan masih terus dilakukan untuk memastikan semua kebutuhan terakomodasi.

Sementara itu, Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram dr. Eka Nurhayati, mengungkapkan saat ini ada 18 pasien korban banjir yang sudah dirawat di RS Kota Mataram.

Mayoritas pasien mengalami hipotermia atau kedinginan, serta luka-luka ringan. “Namanya orang panik ya," ucapnya. 

Ia memastikan sejauh ini semua pasien di rumah sakit telah tertangani dengan baik. Namun, dr. Eka juga menyoroti satu kasus pasien dengan luka berat yang diduga akibat benturan atau terpeleset. 

Pasien ini tidak tercakup oleh BPJS Kesehatan, sehingga pihak rumah sakit telah mengusulkan agar biayanya ditanggung oleh Pemerintah Kota Mataram melalui alokasi Belanja Tak Terduga (BTT).

“Ada satu yang berat lukanya, mungkin kebentur atau kepeleset. Pasien tersebut tidak tertanggung BPJS, sehingga diusulkan ke Pemkot Mataram. Bisa ditanggung melalui BTT," jelasnya.

Dirinya menjelaskan, BPJS Kesehatan tidak secara otomatis menanggung seluruh biaya pengobatan korban bencana alam. BPJS Kesehatan memiliki ketentuan dan pengecualian terkait penanganan bencana. 

“Kalau kayak gini kan tidak ditanggung dia,” terangnya. 

Ia menekankan, dalam kasus seperti ini, di mana pasien tidak memiliki jaminan kesehatan, dukungan dari pemerintah kota sangat krusial. Usulan penanggungan biaya ini akan diajukan kepada Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri Sampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menegaskan komitmennya untuk menanggung biaya perawatan medis bagi warga terdampak banjir yang dirawat di rum
Sekretaris Daerah Kota Mataram Lalu Alwan Basri Sampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menegaskan komitmennya untuk menanggung biaya perawatan medis bagi warga terdampak banjir yang dirawat di rum

Dengan adanya jaminan penanggungan biaya ini, Pemerintah Kota Mataram berharap dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir, khususnya dalam mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai.

Langkah ini juga menunjukkan kesigapan pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat pascabencana.

“Ini kita sedang ajukan datanya,” tandasnya. (chi/r9)

Editor : Prihadi Zoldic
#RS #perawatan #Banjir #ruslan #btt #pasien #Luka Berat #medis