LombokPost - Penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kantor Pos Mataram diperpanjang hingga 12 Agustus nanti.
Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan sisa 4.691 penerima yang belum mengambil bantuan dapat segera mencairkannya.
Sehingga penerima bisa menerima bantuannya dengan segera.
“Lumayan ini, kita diperpanjang lagi sampai tanggal 12 Agustus nanti ya,” kata Ketua Tim Satgas BSU Pos Indonesia Mataram Ari Garmono, Kamis (7/8).
Ari mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan, mulai dari menghubungi penerima satu per satu hingga mendatangi rumah mereka, namun masih ada ribuan BSU belum tersalurkan.
Namun pihaknya optimis persentase penyaluran akan meningkat drastis pada akhir masa perpanjangan.
Baca Juga: HORE! 13.120 Non ASN Kota Mataram Sudah Terima BSU, Nilai Penyaluran Tembus Lebih dari Rp7 Miliar
"Mudah-mudahan di atas 95 persen nanti pada akhir masa bayar," ujarnya.
Ia menambahkan, jika ada sisa yang belum mengambil hingga 12 Agustus, pihaknya belum menyiapkan plan B.
Meskipun saat ini fokusnya adalah menunggu hingga semua bantuan tersalurkan.
Baca Juga: Kemnaker Ingatkan Masyarakat Waspadai Link Palsu Terkait BSU
"Kita optimis sajalah, kita maunya tunggu sampai semuanya tersalurkan," tegasnya.
Ari menjelaskan ada banyak kendala yang menyebabkan para penerima belum mengambil BSU. Beberapa di antaranya adalah nomor kontak yang tidak aktif atau salah, bahkan ada yang tidak memiliki nomor kontak sama sekali.
Selain itu, ada juga penerima yang sudah beralih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN), pergi ke luar negeri, atau sedang berada di lokasi terpencil seperti di hutan. Cakupan wilayah penyaluran BSU ini meliputi Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Barat, dan Lombok Tengah.
Menurut data yang ada, total alokasi BSU di wilayah tersebut mencapai 32.107 penerima. Hingga saat ini, realisasi penyaluran baru mencapai 27.419 penerima atau sekitar 85,39 persen. Dengan demikian, masih ada 4.691 penerima yang belum mengambil haknya.
“Untuk khusus Kota Mataram memang kita tidak bisa lihat, karena ini satu tempat pengambilan,” terangnya.
Ari juga menyebutkan persentase penyaluran sempat menurun karena adanya tambahan alokasi baru, sehingga database penerima kembali bertambah. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim satgas di lapangan.
Pihak Pos Indonesia telah melakukan berbagai upaya proaktif untuk menjangkau para penerima. Tim satgas BSU telah menghubungi para penerima melalui pesan WhatsApp satu per satu, memasang iklan, melakukan sosialisasi di media, bahkan mendatangi rumah mereka secara langsung.
Baca Juga: BSU 2025 Tahap 4 Cair, Begini Cara Cek Penerima Subsidi Gaji Rp3,5 Juta via HP
Namun, upaya tersebut belum sepenuhnya membuahkan hasil karena berbagai alasan yang disebutkan sebelumnya. Dengan diperpanjangnya masa pengambilan hingga 12 Agustus, Pos Indonesia berharap para penerima yang belum mencairkan BSU dapat segera mendatangi kantor pos terdekat cukup dengan membawa KTP. (chi/r9)
Editor : Pujo Nugroho