Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Biar Semua Bisa Menikmati, DPRD Saran Festival Mutiara Dikemas Lebih Terbuka

Lalu Mohammad Zaenudin • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 22:24 WIB
Siti Fitriani Bakhreisyi
Siti Fitriani Bakhreisyi


LombokPost
 – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Mataram Siti Fitriani Bakhreisyi, menilai Festival Mutiara ke-5 yang digelar di Lombok Epicentrum Mall (LEM) pada Sabtu (9/8/2025) memiliki potensi besar untuk mengangkat ekonomi kreatif kota.

Namun ia berharap, penyelenggaraan di masa mendatang dapat dirancang lebih inklusif agar bisa diakses oleh semua lapisan masyarakat, baik yang berpenghasilan tinggi maupun rendah.

“Sudah pernah kita sampaikan ke Dispar, event tahunan itu bukan hanya sekedar hiburan tapi bisa berdampak pada perekonomian dan budaya Kota Mataram," katanya, Sabtu (9/8/2025).

Baca Juga: Festival Mutiara 2025, Wali Kota Mohan Bicara Branding Kota dan Warisan Pemimpin

Ia juga meminta Dispar melakukan evaluasi terhadap program kegiatan yang ada. Menurutnya, penting juga menyiapkan anggaran pemeliharaan dan penataan tempat wisata Kota Mataram.

Fitriani menilai, pemilihan lokasi festival di mal modern memang memiliki daya tarik, tetapi berpotensi membatasi akses masyarakat kelas menengah ke bawah.

“Terkait dengan Festival Mutiara yang di mall berarti target pasar festival ini menengah ke atas, kita rasa lebih eksklusif tidak bisa dinikmati masyarakat menengah ke bawah. Untuk masuk mengunjungi event-nya aja masyarakat harus mempersiapkan biaya, baik parkir ataupun kuliner dengan harga yang lumayan,” katanya.

Menurutnya, sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Mataram, konsep festival seharusnya dibuat lebih merata dan menyentuh seluruh warga. “Padahal rangkaian dari festival ini adalah perayaan HUT Kota Mataram, di mana harusnya dengan hari lahir ulang tahunnya Kota Mataram ini lebih bisa dinikmati dan dirasakan oleh masyarakat Kota Mataram,” ujarnya.

Fitriani mendorong agar ke depan pemerintah dapat memadukan konsep eksklusif di ruang tertutup dengan kegiatan terbuka di ruang publik, sehingga manfaat promosi dan kebanggaan terhadap mutiara Lombok dapat dirasakan lebih luas.

“Kalau dibuat lebih inklusif, semua warga bisa menikmati kemeriahannya, sekaligus memperkuat citra Mataram sebagai kota mutiara yang terbuka untuk semua,” pungkasnya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#siti fitriani bakhreisyi #festival mutiara mataram #DPRD Kota Mataram #Mutiara Lombok #event inklusif mataram