LombokPost - Bayangkan ribuan pasang kaki berlari di bawah terik matahari Lombok.
Melewati desa-desa Mandalika yang hijau dan biru, meninggalkan kesan mendalam di hati mereka. Mungkin?
GAMBARAN itu bukan mimpi. Pocari Sweat memastikan, tahun ini Lombok akan jadi rumah bagi ajang lari bersertifikasi Asia—dan Lombok Post berdiri di garis depan menyukseskannya.
Head of Corporate Communication Pocari Sweat Laibun Sobri, bersama timnya saat bertandang ke Graha Pena Lombok Post bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan membawa kabar Lombok akan menjadi tuan rumah ajang lari internasional: Pocari Sweat Run Indonesia 2025.
“Di Bandung sulit menutup jalan untuk maraton, Lombok kami pilih karena potensinya besar, rutenya indah, dan bisa jadi tuan rumah maraton skala internasional,” ungkap Laibun, Kamis (21/8).
Bukan hanya soal olahraga, Laibun menekankan event ini momentum memperkenalkan Lombok ke panggung dunia. Tak sekadar deru langkah, peserta juga akan dimanjakan panorama.
Rute lari melewati desa-desa di kawasan Mandalika, menampilkan wajah Lombok yang autentik: sawah hijau, pantai biru, hingga kehidupan masyarakat lokal yang penuh warna.
Sertifikasi regional Asia yang sudah dikantongi, membuat event ini tak hanya prestisius, tapi juga sahih secara standar internasional.
“Diperkirakan ada 9.000 pelari yang ikut memeriahkan, ini akan jadi ajang besar,” tambah Laibun.
Bagi Lombok Post, ajang ini bukan sekadar berita olahraga. Direktur Lombok Post Alfian Yusni, menyebut pihaknya siap mendukung penuh demi citra positif daerah.
“Kami percaya, daerah yang kondusif bisa memberi dampak besar ke industri, karena itu kami memilih mengedepankan berita optimis,” tegasnya.
Ia menolak mengejar sensasi lewat pemberitaan negatif. “Kami hidup dari kondusifnya suatu daerah,” lanjut Alfian.
Senada, Pemimpin Redaksi Lombok Post Joni Marthadinata, menyebut Pocari Sweat Run sebagai maraton pertama dan terbesar yang pernah digelar di Mataram. “Luar biasa Pocari bisa menjadikan ini event tahunan, kami bangga bisa mendukungnya,” ujarnya.
Meski cuaca terik Lombok kerap jadi sorotan, Joni optimis dengan persiapan matang, ajang ini akan berjalan sukses. “Banyak yang heran kenapa Pocari berani mengadakan maraton di sini, tapi justru itu tantangannya, dan kami yakin akan berhasil,” tutupnya.
Tak berhenti di garis finish, Pocari Sweat Run juga akan menghadirkan race expo terbuka bagi masyarakat. Festival ini memungkinkan siapa saja merasakan atmosfer internasional, membuat event tersebut bukan hanya milik pelari, tapi seluruh warga Lombok. (SANCHIA VANEKA, Mataram/r9)
Editor : Siti Aeny Maryam