Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jalan-Jalan Kompleks Monjok Kini “Glowing dan PUPR Intensif Melakukan Perbaikan Jalan Lingkungan, Sinergi dalam Penanganan Saluran Penyebab Banjir

Lombok Post Online • Rabu, 8 Oktober 2025 | 17:06 WIB

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
 

LombokPost – Pemerintah Kota Mataram terus memperkuat infrastruktur dasar demi meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.

Salah satunya melalui pekerjaan rekonstruksi dan peningkatan kapasitas struktur jalan di Komplek Monjok yang tuntas dikerjakan.

Jalan lingkungan yang diperbaiki antara lain, jalan Pantai Kuta, jalan Pantai Senggigi, Jalan Gili Meno, Jalan Gili Air, Jalan Gili Trawangan, hingga Jalan Gili Gede.

“Pekerjaan ini bagian dari prioritas tahunan,” kata Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Lale Widiahning, Selasa (7/10).

Rekonstruksi mencakup pembongkaran lapisan jalan lama, penggantian pondasi, pemadatan agregat, hingga pelapisan aspal baru.

Proses ini memastikan jalan memiliki daya dukung lebih besar dan umur pakai lebih panjang. “Sebelumnya, ruas jalan Komplek Monjok menunjukkan gejala retak, bergelombang, dan sering digenangi air saat hujan,” terangnya.

Kini setelah dilakukan perbaikan, akses jalan itu telah “glowing” alias mulus. Langkah ini dilakukan menyusul kondisi jalan yang mulai mengalami kerusakan dan tidak lagi ideal menahan beban kendaraan.

Melalui peningkatan kapasitas struktur, jalan diharapkan lebih stabil, tidak mudah retak, dan aman dilalui. “Peningkatan struktur penting karena meningkatnya volume dan bobot kendaraan di kawasan permukiman,” paparnya.

Jalan Komplek Monjok sendiri merupakan akses penting warga menuju kawasan pusat kota. Perbaikan ini diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mengurangi risiko kecelakaan, serta mendukung geliat aktivitas ekonomi lingkungan sekitar.

Kios, warung, dan usaha lokal di sepanjang jalan utama Monjok berharap lebih ramai setelah jalan mulus. Perbaikan jalan lingkungan tidak hanya soal fisik, tapi ditekankan juga tentang kualitas hidup.

“Kami ingin setiap warga merasakan manfaat langsung dari infrastruktur yang layak dan berkualitas,” tekannya.

Perbaikan ini juga disertai pemeliharaan drainase agar air tidak menggenang. Pihaknya telah mengupayakan rangkaian pekerjaan rampung tepat waktu dan sesuai standar teknis.

Dengan selesainya proyek ini, kawasan permukiman Monjok akan memiliki akses jalan yang lebih nyaman, aman, dan mendukung pertumbuhan kota secara berkelanjutan. “Nantinya, perbaikan ini bisa menjadi model percontohan pemeliharaan jalan lingkungan di kelurahan lain,” ucapnya.

Anggota DPRD Kota Mataram Haris Maulana mendorong Dinas PUPR untuk lebih intensif lagi memperhatikan kondisi jalan-jalan lingkungan di seluruh wilayah Kota Mataram. Ia menilai, masih banyak ruas jalan di kawasan permukiman yang belum terakomodir dalam program perbaikan infrastruktur kota.

“Kita apresiasi pekerjaan PU,” kata Haris.

Playstore Lombok Post
Playstore Lombok Post

Menurutnya, meskipun sejumlah ruas telah tersentuh perbaikan, masih ada jalan-jalan kecil yang kondisinya rusak dan membutuhkan penanganan segera. Karena itu, PUPR didorong terus meningkatkan kualitas infrastruktur dasar sesuai tugas dan tanggung jawabnya. 

“Ya kita menilai, PU harus meningkatkan jalan lingkungan,” ujarnya.

Haris menyebut, kerja sama lintas sektor perlu diperkuat agar percepatan pembangunan dapat menyasar hingga ke permukiman. Ia mendorong PUPR bersinergi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Mempercepat penanganan ruas-ruas yang belum terakomodir dalam peta program tahunan,” ucapnya.

Selain fokus pada perbaikan jalan, sinergi antara DPRD dan PUPR juga diarahkan menangani persoalan banjir. Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah pengerukan sedimentasi kali sepanjang 200 meter serta pembersihan lumpur setebal 80 sentimeter di beberapa titik permukiman. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan aliran air tetap lancar sehingga genangan dapat dicegah.

“Alhamdulillah kita bersinergi dalam penanganan kali di Pagutan, kami dibantu dari PUPR dan dinas lain,” ucapnya.

Haris mengakui, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama di wilayah-wilayah yang kondisinya belum memadai. Beberapa lingkungan seperti Pagutan dan Karang Genteng menjadi contoh kawasan yang membutuhkan perhatian serius karena tingkat kerusakan jalan cukup tinggi.

“Masih banyak PR kita bersama terkait jalan lingkungan ini,” ucapnya.

Ia memastikan DPRD akan terus menyerap aspirasi masyarakat sebagai dasar dalam mendorong perencanaan program perbaikan ke depan. Dengan kolaborasi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan masyarakat, ia optimistis kualitas infrastruktur jalan lingkungan akan semakin membaik.

KINI MULUS: Jalan Lingkungan di Kawasan Monjok yang telah selesai dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Kota Mataram, di jalan Gili Air, Monjok, Minggu (5/10).
KINI MULUS: Jalan Lingkungan di Kawasan Monjok yang telah selesai dilakukan perbaikan oleh Dinas PUPR Kota Mataram, di jalan Gili Air, Monjok, Minggu (5/10).

“Dari aspirasi masyarakat kita dorong peningkatan jalan, yang belum diakomodir pemerintah,” pungkasnya. (zad/r9)

Editor : Pujo Nugroho
#Kota Mataram #Jalan #Infrastruktur #PUPR #pantai