LombokPost – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram mempercepat pembangunan Big Data perumahan. Targetnya, seluruh pendataan rumah warga selesai pada akhir tahun ini.
“Sesuai arahan dan petunjuk dari Pak Wali, kami optimis Desember ini insya Allah bisa selesai,” kata Kepala Dinas Perkim Kota Mataram, M. Nazaruddin Fikri, Senin (13/10).
Program ini merupakan bagian dari strategi Pemerintah Kota Mataram membangun basis data tunggal perumahan sebagai fondasi kebijakan penataan kawasan dan peningkatan kualitas hunian.
“Data yang kuat jadi dasar setiap keputusan pembangunan,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendataan tidak boleh dilakukan asal cepat, tetapi harus akurat. Setiap rumah wajib didokumentasikan secara visual, mulai dari atap, kolom, plafon, hingga lantai.
“Semua difoto dan dicatat rinci agar valid,” katanya.
Perkim melibatkan banyak unsur, mulai dari kelurahan, aparat lingkungan, hingga pendamping lapangan. Tujuannya agar tidak ada data ganda dan seluruh informasi sinkron.
“Koordinasi lintas unsur berjalan baik, semuanya berkolaborasi,” jelasnya.
Pendataan saat ini memasuki tahap kedua. Dari 50 kelurahan, sebanyak 27 telah rampung di tahap pertama. Sisanya, 23 kelurahan ditambah 11 lingkungan kini tengah dalam proses pendataan.
Langkah ini, kata Nazaruddin, bukan sekadar proyek administratif, tetapi fondasi penting menuju tata kelola kota yang berbasis data faktual dan berkelanjutan.
“Kami ingin semua kebijakan perumahan diambil berdasarkan fakta, bukan asumsi,” tegasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin