LombokPost – Pemerintah Kota Mataram terus memperkuat peran koperasi sebagai motor ekonomi rakyat. Melalui pelatihan kompetensi bagi pengurus Koperasi Kelurahan Merah Putih (KMP), Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM menegaskan komitmennya menyukseskan gerakan nasional ekonomi berbasis gotong royong.
Kegiatan yang dibuka langsung oleh Kadis Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kota Mataram Jimmy Nelwan itu berlangsung tiga hari, 11–13 November 2025. “Koperasi memiliki peran penting sebagai tulang punggung ekonomi rakyat,” ujarnya, Selasa (11/11).
Program Koperasi Merah Putih merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto dalam mempercepat pemberdayaan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Jimmy menegaskan, koperasi tidak boleh dikelola secara tradisional. “Pengurus harus profesional, adaptif, dan mampu membaca peluang bisnis,” tegasnya.
Menurutnya, penguatan SDM koperasi menjadi fondasi mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, terutama cita kedua tentang kemandirian bangsa melalui swasembada pangan dan cita keenam tentang pembangunan dari kelurahan.
Hingga Juni 2025, Kota Mataram telah membentuk 50 Koperasi Merah Putih di seluruh kelurahan. Capaian ini menjadikan Mataram salah satu daerah paling siap menjalankan program nasional pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
“Dengan terbentuknya koperasi di seluruh kelurahan, kita siap berkontribusi untuk Indonesia Emas 2045,” tegas Jimmy.
Pelatihan ini diselenggarakan dengan dukungan Kementerian Koperasi dan UKM, menghadirkan materi manajemen koperasi, penguatan permodalan, serta strategi usaha digital antarwilayah. “Koperasi Merah Putih harus terkoneksi secara digital agar bisa bersaing di pasar modern,” katanya.
Selain teori, peserta juga dibimbing dalam praktik pelayanan anggota yang cepat, efisien, dan transparan. “Kita ingin koperasi menjadi wajah ekonomi rakyat yang modern dan profesional,” tambahnya.
Jimmy menilai, keberhasilan koperasi tergantung pada semangat gotong royong dan inovasi pengurus. “Dengan profesionalitas dan solidaritas, koperasi akan menjadi penggerak ekonomi kelurahan,” ujarnya.
Ia berharap hasil pelatihan ini segera diterapkan di masing-masing koperasi. “Semoga pelatihan berjalan sukses dan membawa manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin