Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

BWS Gelontorkan Rp 25 Miliar untuk Perkuatan Talud Kali Ancar dan Kali Unus Mataram

Lombok Post Online • Selasa, 25 November 2025 | 16:14 WIB

 

AKAN DIBANGUN: Talud di Sungai Ancar yang akan dibangun 2026 mendatang.
AKAN DIBANGUN: Talud di Sungai Ancar yang akan dibangun 2026 mendatang.

LombokPost – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram memastikan adanya intervensi anggaran besar untuk memperkuat infrastruktur pencegah banjir di dua sungai utama: Kali Ancar dan Kali Unus.

Total anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 25 miliar, bersumber dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Nusa Tenggara I.

Kepala Dinas PUPR Kota Mataram, Lale Widiahning, mengonfirmasi kabar baik tersebut. Proyek perkuatan ini akan mulai dieksekusi pada tahun 2026.

“Ya sudah dipastikan dari BWS ada anggarannya. Tahun 2026, di Kali Ancar dan Kali Unus itu akan ada dana untuk bronjong dan talud,” terang Lale.

Secara rinci, alokasi dana akan dibagi sebagai berikut: Kali Ancar: Menerima Rp 15 miliar dan Kali Unus: Menerima Rp 10 miliar.

Dana ini diharapkan dapat memperkuat struktur tebing sungai yang mengalami kerusakan parah pascagempa dan yang masih rentan longsor.

Dilema Banjir: Multi-Aspek dan Penolakan Warga

Lale Widiahning tidak menampik bahwa masalah banjir di Mataram merupakan dilema multi-aspek. Selain faktor alam, perilaku masyarakat turut memperparah kondisi.

Pihaknya sering menghadapi penolakan saat berupaya membuka kembali saluran drainase yang tersumbat, lantaran akses tersebut sudah dijadikan jalan keluar masuk oleh warga (dengan menutup saluran air menggunakan plat).

"Jadi aspek sosial yang lebih dominan di sini. Kami ada penolakan, karena memang akses mereka wara-wiri itu menutup saluran,” tambahnya.

Meskipun menghadapi kendala sosial, dengan adanya dana intervensi dari BWS, PUPR Mataram berharap penanganan infrastruktur, khususnya di sisi sungai, dapat berjalan lebih optimal untuk mengurangi risiko genangan dan memberikan rasa aman bagi warga. (chi/r9)

Editor : Kimda Farida
#BWS #sungai #nusa tenggara #Mataram #Banjir