Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

 Perkuat Modal Awal, Dua Koperasi Merah Putih Mataram Terima Stimulan Rp 50 Juta dari Bank Mandiri

Sanchia Vaneka • Senin, 8 Desember 2025 | 21:35 WIB

 

Keoala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kota Mataram Jimmy Nelwan
Keoala Dinas Perindustrian Koperasi dan UMKM Kota Mataram Jimmy Nelwan


LombokPost
– Program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kota Mataram mendapat dukungan finansial signifikan.

Dua dari tiga koperasi yang diusulkan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram telah menerima suntikan dana stimulan sebesar Rp 25 juta per koperasi dari Bank Mandiri.

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM (Disperinkop UKM) Kota Mataram, Jimmy Nelwan, menjelaskan bahwa dana ini dikucurkan sebagai langkah awal pendampingan dan percontohan program, berfokus pada sektor perikanan dan pertanian.

"Yang disetujui dari Mandiri langsung Rp 25 juta, untuk dua koperasi," kata Jimmy.

Disperinkop UKM Kota Mataram awalnya mengajukan tiga lokasi KDKMP untuk menerima dana stimulan ini. Tiga lokasi yang menjadi fokus awal adalah Rembiga, Ampenan Utara, dan Dasan Cermen.

Dari ketiga lokasi tersebut, dua di antaranya telah disetujui untuk menerima dana, sementara KDKMP Dasan Cermen diputuskan untuk ditunda terlebih dahulu.

"Kita pending tahun berikutnya," terang Jimmy.

Dana sebesar Rp 25 juta per koperasi tersebut bertujuan untuk memperkuat permodalan awal KDKMP dalam menyuplai kebutuhan pokok masyarakat di sektor perikanan dan pertanian.

Jenis usaha yang dijalankan sepenuhnya diserahkan kepada kebutuhan dan permintaan masyarakat setempat.

Koperasi diharapkan dapat berperan sebagai mitra utama dalam penyediaan barang pokok bagi warga.

"Terserah mereka, apa masyarakat mau. Barang mintanya dari koperasi itu. Si dia (pengurus) yang tahu untuk masyarakatnya dia," jelasnya.

Meskipun dana stimulan sudah diterima, Jimmy Nelwan menekankan pentingnya pendampingan intensif yang harus dilakukan setiap hari. Pengawasan ini krusial untuk memastikan koperasi berjalan sesuai koridornya dan tidak berhenti hanya pada penerimaan uang.

"Kita harus pendampingan terus setiap hari. Monitor terus dari BA-nya," pungkas Jimmy.

Pihak Dinas juga memberikan arahan tegas agar KDKMP tidak bersaing secara langsung dengan pedagang kecil atau warung di sekitar.

Sebaliknya, KDKMP harus berperan sebagai pembina dan pemasok utama guna mendukung visi program sebagai gerakan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

Editor : Marthadi
#bank mandiri #KOPERASI MERAH PUTIH #Mataram #Stimulan #KDKMP