LombokPost – Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram segera merealisasikan rencana besar untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan publik.
Puskesmas Mataram yang saat ini berlokasi di Jalan Catur Warga dipastikan akan pindah ke gedung eks SDN 19 Mataram di Jalan H Abdul Kadir Munsyi, Punia.
Langkah strategis ini merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana, guna memberikan fasilitas kesehatan yang lebih representatif dan nyaman bagi masyarakat.
Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menjelaskan bahwa kondisi gedung Puskesmas Mataram saat ini sudah tidak lagi mampu menampung tingginya jumlah kunjungan pasien setiap harinya.
“Pak Wali ingin meningkatkan pelayanan karena gedung yang sekarang lahan dan bangunannya sangat sempit, sementara jumlah pengunjung sangat banyak,” ujar Alwan.
Selain masalah kapasitas gedung, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kota Mataram, Emirald Isfihan, menyoroti masalah parkir yang kerap memicu kemacetan di area sekitar.
"Pelayanan kami cukup terkendala karena ruangan terbatas. Belum lagi masalah parkir yang sering mengganggu lalu lintas. Puskesmas Mataram memang membutuhkan bangunan luas agar standar pelayanan minimal terpenuhi," tegas Emirald.
Relokasi ini diawali dengan kebijakan merger (penggabungan) sekolah oleh Dinas Pendidikan.
SDN 19 Mataram digabungkan ke SDN 15 Mataram karena alasan kekurangan murid dan lokasi yang sangat berdekatan.
* Jarak: Kedua sekolah hanya terpaut beberapa meter di jalan yang sama.
* Fasilitas: Rombongan belajar (rombel) di SDN 15 telah ditambah untuk menampung seluruh siswa SDN 19.
* SDM: Guru-guru dari sekolah yang dimerger akan didistribusikan ke sekolah lain guna mengatasi kekurangan tenaga pendidik di Mataram.
Pemindahan Puskesmas Mataram ini memicu skenario "tukar guling" fungsi gedung yang akan mengubah wajah penataan perkantoran di Mataram:
* Eks SDN 19 Mataram: Menjadi lokasi baru Puskesmas Mataram yang lebih luas.
* Gedung Puskesmas Lama (Jln. Catur Warga): Akan dialihfungsikan menjadi Kantor Lurah Mataram Barat.
* Eks Kantor Lurah Mataram Barat: Akan diserahkan ke Dinas Pendidikan untuk perluasan SDN 1 Mataram.
"SDN 1 akan kita perluas. Rencananya akses masuk yang tadinya di Jalan Bougenville akan diubah menghadap Jalan Catur Warga agar lebih representatif," tambah Sekda Alwan.
Baca Juga: DLH Mataram Beri Peringatan Keras: Dapur Makan Bergizi Gratis Wajib Kelola Sampah Mandiri
Pemkot Mataram menargetkan operasional penuh Puskesmas Mataram di lokasi baru dapat terealisasi pada tahun 2027.
Saat ini, proyek tersebut telah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan ditetapkan sebagai salah satu program strategis daerah.
Dengan penataan ini, diharapkan pelayanan kesehatan di pusat kota semakin optimal, sekaligus memberikan dampak positif bagi pemerataan kualitas pendidikan dan kenyamanan akses perkantoran kelurahan.