Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Program Genting Sasar 111 Ribu Balita di Lombok Timur

S
Penulis: Supardi❯
Muksin
Muksin

Advertisement

LombokPost-Lombok Timur (Lotim) menjadi salah satu kabupaten dengan kasus stunting tertinggi di NTB dan masuk zona merah.

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim akan menggencarkan program Orang Tua Atasi Stunting (Genting) dengan menyasar 111.047 balita.

DP3AKB juga akan memaksimalkan tugas dan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) di tingkat kecamatan dan desa. “Program Genting ini akan kita gencarkan lagi untuk menindaklanjuti ketinggalan kita, agar kasus stunting kita tidak naik lagi,” terang Kepala Dinas P3AKB Lotim Muksin, Minggu (12/7).

Advertisement

Muksin mengatakan, data stunting Lotim menunjukkan angka berbeda. Berdasarkan data Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGM) tahun ini, angka stunting Lotim mencapai 19,46 persen. Sementara berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2025, angkanya berada di posisi 27 persen.

Angka itu dinilai cukup tinggi sehingga Lotim masuk zona merah. Kondisi itu tidak terlepas dari luas wilayah dan jumlah penduduk yang mencapai 1,4 juta jiwa.

Advertisement

“Kami sudah rapat dengan semua jajaran untuk mencari benang merah permasalahan stunting ini, salah satunya dengan memaksimalkan program orang tua asuh ini,” katanya.

Ia mengakui progres gerakan orang tua asuh untuk intervensi stunting di Lotim masih rendah. Capaiannya baru 25 persen. Padahal, pada pertengahan tahun progres orang tua asuh seharusnya sudah mencapai 60 persen.

“Kami lihat di kabupaten lain seperti Sumbawa, Lombok Tengah progres orang tua asuh sudah 100 persen lebih,” katanya.

Muksin juga melihat ada miskomunikasi antara orang tua asuh dan TPK. Menurutnya, TPK belum mengawal program Genting secara maksimal.

Penanganan stunting kini menjadi salah satu program prioritas di Lotim. Bupati Lotim telah menginstruksikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat dalam penurunan stunting.

Advertisement
Editor : Kimda Farida
Sumber : Lombok Post
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Lombok PostIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Stunting Zona Merah: Beasantri Jadi Solusi

Stunting Zona Merah: Beasantri Jadi Solusi

Pada satu kesempatan saya berdiskusi dengan salah seorang pejabat senior yang bertugas di Kabupaten Lombok Timur. NTB Keroyok Stunting.

Wabup Gandeng BUMN Lawan Stunting di Lombok Tengah

Wabup Gandeng BUMN Lawan Stunting di Lombok Tengah

Tak ingin hanya bergantung pada APBD, Wakil Bupati Loteng M Nursiah turun langsung “mengetok pintu” jajaran BUMN dan sektor perbankan

Pemprov NTB Luncurkan Intervensi Serentak Penanganan Stunting, Kedepankan Pendekatan Intervensi Serentak dan Terintegrasi

Pemprov NTB Luncurkan Intervensi Serentak Penanganan Stunting, Kedepankan Pendekatan Intervensi Serentak dan Terintegrasi

TP PKK mengajak seluruh desa untuk mengaktifkan kembali forum pertemuan rutin ibu-ibu dan kader Posyandu sebagai ruang berbagi pengalaman.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer