LombokPost - Proses pemindahan aktivitas perkantoran Wali Kota Mataram ke lokasi baru di wilayah Jempong, Kecamatan Sekarbela, akan segera dilakukan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menargetkan kesiapan infrastruktur pendukung tuntas dalam waktu dekat agar pemindahan dapat dilakukan sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
“Kalau bisa kita harapkan sebelum Ramadhan,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram Lalu Alwan Basri.
Alwan mengatakan, saat ini proses pengemasan barang dan penataan dokumen sudah mulai dilakukan.
Meskipun terdapat target awal pada 1 Februari, pemerintah terus mengupayakan kesiapan semaksimal mungkin mengingat kompleksitas perpindahan infrastruktur digital.
“Kita upayakan untuk kesiapan. Kominfo tidak bisa serta-merta pindah karena ada beberapa berkas dan dokumen yang harus disiapkan di sana,” tambahnya.
Baca Juga: Ornamen Lokal dan Mitigasi Banjir Jadi Catatan Bale Mentaram
Ia menekankan, penyediaan jaringan komunikasi menjadi prioritas utama sebelum gedung benar-benar ditempati secara fungsional.
Menurut Alwan, pemasangan instalasi wi-fi dan jaringan komunikasi lainnya membutuhkan waktu teknis yang cukup.
Jika sebelumnya muncul perkiraan perpindahan baru akan efektif setelah Ramadan, Alwan menegaskan komitmen pimpinan agar kantor tersebut sudah bisa digunakan lebih awal.
“Kalau bisa kita harapkan sebelum Ramadan sudah ada di situ,” imbuhnya.
Terkait teknis perpindahan, Pemkot Mataram akan memprioritaskan alat-alat yang sudah tersedia untuk segera digeser ke gedung baru di Jempong.
Penempatan ini selaras dengan arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) agar fasilitas pemerintahan segera difungsikan untuk mengoptimalkan pelayanan publik.
Disinggung mengenai dampak pekerjaan proyek yang masih berjalan di sekitar area gedung, Alwan mengaku telah berkoordinasi dengan pihak konsultan.
Kekhawatiran mengenai gangguan kebisingan atau kendala teknis akibat proses pengejaan di lokasi dipastikan tidak akan mengganggu aktivitas perkantoran secara signifikan.
“Sudah kita tanyakan ke konsultan. Memang ada pengaruhnya (kebisingan), tapi tidak signifikan terhadap proses kerja nanti,” pungkasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram M. Ramadhani mengatakan, salah satu target utama dalam masa transisi ini adalah penataan infrastruktur digital.
Pihaknya tengah bekerja ekstra untuk memastikan jaringan internet dan intranet di kantor baru wilayah Jempong tersebut dapat terintegrasi dengan baik.
“Salah satu target utamanya adalah memulai menata jaringan internet dan intranet agar terpadu di kantor baru,” ujarnya.
Baca Juga: Umrah Makin Canggih! Jamaah Dipantau Sejak dari Tanah Air, Saudi Andalkan AI dan Gelang Pintar
Namun, ia mengakui pemindahan ini tidak bisa dilakukan secara serentak.
Pihaknya masih membutuhkan skema jadwal yang rapi untuk menentukan bidang mana dan personel siapa yang sudah benar-benar siap bergeser ke wilayah selatan Mataram.
Selain faktor kesiapan infrastruktur, desakan untuk segera menempati gedung baru juga dipicu oleh kondisi teknis di kantor lama.
Ramadhani mengungkapkan, lantai tiga gedung yang saat ini ditempati sudah mengalami kerusakan.
“Secara mendesak juga karena di lantai tiga kondisinya sudah bocor,” tambahnya.
Meski target awal pemindahan diupayakan sebelum Ramadan, Ramadhani memberikan gambaran mengenai pemindahan skala besar.
Ia memproyeksikan, seluruh aktivitas perkantoran baru akan benar-benar berpindah secara total setelah Idulfitri, terkecuali untuk unit-unit vital yang mengelola infrastruktur data.
“Harapannya setelah Lebaran baru semua (pindah), kecuali command center dan server yang harus dipersiapkan lebih awal agar pelayanan berbasis digital tidak terputus,” tandasnya.
Editor : Kimda Farida