LombokPost — Warga Kelurahan Monjok, Kecamatan Selaparang, mengeluhkan kondisi drainase lingkungan yang rusak serta jalan permukiman yang belum tertata. Masalah ini dinilai paling mendesak karena berdampak langsung pada aktivitas dan kenyamanan warga.
“Banyak yang dangkal dan tidak terawat,” kata Rachmat, salah seorang warga, Kamis (12/2).
Saat hujan deras, air kerap meluap ke jalan bahkan masuk ke pekarangan rumah. “Yang paling mendesak itu saluran air. Kalau hujan deras, air meluap ke jalan dan rumah. Jalan juga cepat rusak,” imbuhnya.
Selain drainase, warga juga menyoroti kondisi jalan lingkungan. Sebagian ruas masih berupa tanah atau permukaan kasar.
Saat hujan, jalan menjadi becek dan licin. Kondisi ini menyulitkan mobilitas warga, terutama anak-anak dan lansia.
Warga juga mengusulkan pengadaan batu sikat untuk peningkatan kualitas jalan lingkungan. Mereka berharap perbaikan dilakukan bertahap namun merata di kawasan padat penduduk.
Menanggapi hal itu, legislator Partai NasDem dari Dapil Selaparang, Siti Fitriani Bakhesyi, menegaskan kebutuhan dasar lingkungan harus menjadi prioritas pembangunan kota. Menurutnya, persoalan drainase dan jalan lingkungan berdampak langsung pada kesehatan dan kenyamanan warga.
“Masukan warga menjadi dasar perencanaan. Kebijakan harus lahir dari kebutuhan nyata di lapangan,” ujarnya.
Ia menilai kawasan padat seperti Monjok memerlukan penanganan lebih serius. Pembangunan, kata dia, tidak boleh lagi bersifat seragam.
Harus adaptif dan sesuai kondisi lingkungan. “Kawasan padat penduduk harus dipastikan mendapat akses infrastruktur yang layak,” katanya.
Fitriani memastikan seluruh aspirasi warga akan dibawa ke pembahasan di DPRD Kota Mataram. “Kami juga akan berkoordinasi dengan dinas teknis terkait drainase dan jalan lingkungan,” ucapnya.
Warga berharap perbaikan drainase dan peningkatan jalan bisa segera direalisasikan. Selain mengurangi genangan, penataan infrastruktur dinilai penting untuk meningkatkan kualitas permukiman.
“Ini kawasan yang terus berkembang,” ucapnya.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin