Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Setahun HARUM Episode ke-2: Bencana Menguatkan Kohesi, Keterbatasan Melahirkan Inovasi dan Prestasi, Untuk Hadirkan Kebahagiaan Warga Kota

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 22 Februari 2026 | 13:46 WIB

 

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana bersama Babinsa ikut bergotong royong membersihkan sampah di pantai Bintaro.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana bersama Babinsa ikut bergotong royong membersihkan sampah di pantai Bintaro.

SATU tahun telah berlalu. Namun bagi Kota Mataram, waktu ini bukan sekadar perjalanan hari, melainkan kisah tentang harapan yang terus diperjuangkan, mimpi yang dirawat, dan cinta yang terus dijaga.

Sejak 20 Februari 2025, pasangan Wali Kota H Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota, TGH Mujiburrahman (HARUM) memulai episode kedua kebersamaan memimpin Kota Mataram. Sehingga meski baru satu tahun dilantik serentak bersama 481 pasangan kepala daerah lain, dihadapkan dalam kondisi keterbatasan dan efisiensi, Kota Mataram mampu terus bertahan dan berlari.

Tidak perlu ada jeda waktu untuk "mengintip" kekuatan, terbata-bata membaca dan mengenali keadaaan. Dengan kolektifitas yang telah kuat terbangun secara berkelanjutan, fondasi stabilitas birokrasi yang mapan, Pemerintahan Kota Mataram berlari, bahkan melompat meninggalkan Kabupaten/Kota lain di sekitarnya.

Karena masa depan tidak bisa menunggu, tetapi harus di rancang dan diciptakan.

Dengan kekuatan pasangan kepemimpinan yang solid, saling melengkapi, dan memiliki chemistry yang teruji, H. Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman, kota ini tumbuh dan bergerak dengan penuh keyakinan dan percaya diri. Bahkan ketika ujian pun sempat menghampiri.

Bencana banjir menguji daya tahan masyarakat Kota Mataram. Dengan kebersamaan dan ketangguhan, Kota Mataram bangkit dan pulih lebih cepat.

Kohesi dan solidaritas sosial antar warga terbentuk dan makin terlatih.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan istri Kinnastri saat menyambut kemeriahan HUT RI.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan istri Kinnastri saat menyambut kemeriahan HUT RI.

Ekonomi tetap tumbuh dan dijaga tetap kokoh. Tumbuh 4,12 di tahun 2024 karena investasi tetap hadir dan berdatangan. Angka kemiskinan turun di angka 7,15 persen termasuk didalamnya kerak kemiskinan (miskin ekstrem) yang masih tersisa 1,09 persen.

Tetapi di sisi lain, melalui sinergi pengendalian, inflasi di Kota Mataram relatif stabil diangka 3,12 persen artinya masih dalam angka yang terkontrol. Berkat kolaborasi dan inovasi meraih TPID Award dari Bank Indonesia.

Stabilitas bukan hanya angka, tetapi ketenangan hidup masyarakat. Dari pasar rakyat, dari kreativitas Pedagang Kaki Lima dan Usaha Mikro, denyut kehidupan bergetar.

Baca Juga: Head-to-Head Tottenham vs Arsenal: Meriam London Dominan, Debut Igor Tudor Terancam Kelam?

Di sana, ekonomi rakyat bertumbuh, ketahanan pangan dijaga, dan kebersamaan menjadi kekuatan. Langkah demi langkah, dari lorong-lorong sederhana hingga pusat pelayanan, dari pasar rakyat hingga ruang-ruang inovasi, Kota Mataram bangkit, tumbuh, dan melangkah lebih jauh.

Dalam keterbatasan, pengetatan fiskal, memicu dan memaksa lahirnya kreativitas untuk dapat bertahan. Sehingga Inovasi terus menyala. Kota Mataram dinobatkan sebagai Kota Sangat Inovatif oleh Kementerian Dalam Negeri RI dalam ajang Inovative Government Award (IGA) Tahun 2025, disamping itu Kota Mataram dinobatkan sebagai peringkat kedua kota paling maju di luar Pulau Jawa dalam Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) dengan skor 4,29 yang dirilis oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional.

Sebuah bukti  kota ini tidak hanya bertahan. Tetapi berlari dan melompat menjemput masa depan.

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Forkopimda berfoto bersama Paskibraka di momen HUT RI.
Wali Kota Mataram Mohan Roliskana dan Forkopimda berfoto bersama Paskibraka di momen HUT RI.

Di era digital, jarak semakin dekat. Dimana komunikasi adalah jembatan kepercayaan.

Dengan jembatan komunikasi yang lancar dan efektif, suara pemerintah menjangkau masyarakat, dan Kota Mataram masuk tiga besar nasional pengelolaan media sosial dalam Anugerah Media Humas (AMH) Tahun 2025 dari Kementerian Komunikasi dan Digital RI. Di samping itu Keterbukaan publik harus menjadi budaya.

Dengan skor tertinggi, angka 99,40 Kota Mataram menjadi Pemerintah Daerah Terinformatif di Nusa Tenggara Barat. Dalam indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya pengelolaan pemerintahan berbasis digital yang menggambarkan kematangan dalam penerapan e-government, Kota Mataram di tahun 2025 mencapai skor 3,96 (Sangat Baik).

Transparansi adalah keberanian untuk dipercaya.

Namun perjalanan ini bukan hanya tentang prestasi. Ini adalah tentang jiwa.

Tentang kota yang tidak kehilangan akar. Tentang pembangunan yang tidak melupakan budaya.

Wali Kota H. Mohan Roliskana menerima Anugerah Kebudayaan 2026 dalam rangka Hari Pers Nasional. Sebuah pengakuan bahwa kemajuan harus berpijak pada nilai, bahwa budaya adalah arah, dan identitas adalah kekuatan.

Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman dan istri Hj Waridah Mujiburrahman menyapa warga.
Wakil Wali Kota Mataram TGH Mujiburrahman dan istri Hj Waridah Mujiburrahman menyapa warga.

Dan pada akhirnya, semua bermuara pada pelayanan. Pelayanan publik di mana rakyat adalah "raja", pemilik kedaulatan yang harus dilayani dan mendapatkan manfaaat dari semua yang dilakukan oleh Pemerintah sebagai pelayan.

Indeks Pelayanan Publik Kota Mataram mencapai angka 4,42, kategori sangat baik. Pelayanan di bidang kesehatan terutama dimana nyaris warga kota Mataram (diatas 98 persen) bisa dilayani dengan hanya menunjukan KTP saja melalui cakupan Universal Health Coverage (UHC) tingkat madya yang mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan 88 persen.

Termasuk berbagai layanan unggulan dan inovasi yang dihasilkan oleh RS HM Ruslan Kota Mataram berupa PSC 119 dan layanan inovatif lainnya yang mendapat pengakuan dari dalam dan luar negeri. Sementara itu, dengan hasil evaluasi SAKIP kota Mataram Tahun 2025 dengan nilai 72,39, predikat BB dengan kinerja Sangat Baik, yang menunjukan bahwa semua program yang direncanakan, dianggarkan dan di eksekusi memberikan dampak dan dirasakan oleh masyarakat.

Di sisi lain, Indeks Reformasi Hukum pada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah Tahun 2025, Pemerintah Kota Mataram memperoleh nilai indeks 96,90 dengan Kategori AA (ISTIMEWA). Ini semua adalah indikator terukur yang menyimpulkan tinggal dan hidup di Kota Mataram aman, nyaman dan bahagia.

Karena bagi pemerintah, masyarakat senang dan bahagia adalah kemenangan sejati.

Dan puncaknya, Integritas menjadi cahaya yang tak pernah padam. Integritas kembali diteguhkan.

Dengan indikator yang terukur objektif, kota Mataram meraih skor 91,85 atau Istimewa, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI menetapkan Kota Mataram sebagai percontohan Kota Anti Korupsi di Indonesia dan harus menularkan virus baik ini kepada kabupaten/kota lain.

Bukan sekadar penghargaan, tetapi janji bahwa masa depan harus bersih. Karena bagi Mataram, kepercayaan rakyat adalah kehormatan.

Dalam kesempatan menerima amanah sebagai Kota Percontohan Anti Korupsi dari KPK, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, menyampaikan pesan.

"Tanggung jawab kita masih panjang. Oleh karena itu, mari kita sama sama saling mengingatkan untuk bekerja dengan baik dan jujur. Jangan melampaui batas. Jangan ambil jika bukan punya kita, dan jangan lakukan jika itu kita sadari itu tidak benar. Kita keluarga besar, harus saling menjaga, saling menguatkan. Dan mohon ingatkan saya jika saya keliru. Semoga kita semua dalam lindungan Allah, Tuhan yang Maha Mengetahui atas segala yang tersembunyi. Dalam kesempatan yang berbeda, Kalau semua kompak, seirama dan faham arah kebijakan kami. Perahu besar yang namanya Pemerintah Kota Mataram ini akan berlayar dengan baik, bagaimanapun kondisi cuaca," katanya. 

Satu tahun HARUM episode kedua, bukan akhir dari perjalanan. Ini adalah awal dari babak yang lebih besar.

Selama harapan terus menyatu bersama doa yang selalu dipanjatkan, selama gotong royong dan kebersamaaan tetap hidup, selama pemimpin yang adil dan memberi keteladanan, dan warga kota yang patuh dan merasa bangga memiki kotanya, Kota Mataram akan terus melangkah. Menuju masa depan yang menebar harum wangi kebahagiaan.

"Ke cakranegara membeli obat, mobil lewat depan museum, Walau terkadang tugas kita berat, tetap semangat dan tersenyum," tutup Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman berpantun.

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#HARUM Mataram #Capaian 1 tahun Mataram #TGH Mujiburrahman #Mohan Roliskana #Kota Anti Korupsi