Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pemkot Mataram Ubah Jadwal, Pasar Murah Digeser ke Pagi, Safari Ramadhan Sore 

Sanchia Vaneka • Kamis, 26 Februari 2026 | 21:00 WIB

 

 

Asisten I Setda Kota Mataram Lau Martawang
Asisten I Setda Kota Mataram Lau Martawang

LombokPost - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram melakukan evaluasi besar-besaran terhadap skema Safari Ramadan tahun ini. Menjawab keluhan kaum emak-emak yang kerap keteteran mengatur waktu belanja dan memasak, Pemkot memutuskan menggeser jadwal Pasar Murah ke pagi hari. Agenda tahunan menyambut bulan suci ini dipastikan mulai bergulir maraton pada 2 Maret 2026 mendatang.

“Banyak masukan dari warga, khususnya ibu-ibu. Mereka protes, kalau belanja siang hari, kapan waktu masaknya? Karena kalau siang, waktunya sangat mepet dengan persiapan berbuka,” kata Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang. 

Baca Juga: Pasar Murah untuk Kendalikan Inflasi, Dari Safari Ramadan Wali Kota  Momentum Refleksi dan Kepedulian Sosial 

Martawang mengungkapkan, perubahan jadwal ini merupakan bentuk responsivitas Wali Kota terhadap dinamika di masyarakat. Jika tahun-tahun sebelumnya pasar murah digelar siang hari menjelang acara inti, kini polanya diubah total. 

Dengan format baru ini, aktivitas ekonomi kerakyatan melalui pasar murah akan dimulai sejak pagi hingga siang hari. Langkah ini diharapkan memberikan waktu luang bagi para ibu untuk mengolah bahan pangan yang dibeli tanpa harus terburu-buru. 

Setelah pasar murah rampung, agenda akan disambung dengan rangkaian religi. Dimulai dengan salat asar berjamaah sebagai pembuka silaturahmi antara jajaran pimpinan daerah dengan warga. 

“Kita mulai dari Kecamatan Ampenan. Selama satu minggu penuh, kami akan berkeliling di enam kecamatan, di mana masing-masing wilayah mendapatkan satu titik lokasi Safari Ramadan,”imbuhnya.

Hal menarik lainnya dalam Safari Ramadan 1447 H ini adalah soliditas jajaran pimpinan. Berbeda dengan pola birokrasi yang biasanya memecah rombongan menjadi beberapa tim kecil untuk efisiensi waktu, tahun ini Wali Kota Mataram Mohan Roliskana memilih turun dengan full team. 

“Kita tidak membagi tim. Tim kita adalah tim utuh yang dipimpin langsung oleh Bapak Wali Kota, didampingi Bapak Wakil Wali Kota, Forkopimda, hingga seluruh kepala SKPD. Kami ingin hadir secara kolektif di tengah masyarakat,” tegasnya.

Tak sekadar seremonial dan pasar murah, Safari Ramadan kali ini juga menjadi tempat penyaluran berbagai bantuan sosial serta program pemberdayaan ekonomi rakyat. Pemkot ingin memastikan, kehadiran pemerintah di tengah bulan puasa dapat dirasakan langsung secara fisik maupun ekonomi.

Puncak rangkaian kegiatan ini nantinya akan dikolaborasikan dengan agenda Safari Ramadan tingkat Provinsi NTB pada 11 Maret 2026 yang dipusatkan di Selagalas. Pertemuan tersebut rencananya akan dihadiri langsung oleh Pj Gubernur NTB.

“Esensi utamanya adalah kebersamaan. Spirit yang dibawa Bapak Wali Kota adalah meningkatkan silaturahmi tanpa sekat antara pemerintah dan warga dalam bingkai syiar Ramadan,” pungkasnya.

 

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#ramadan #Pasar Murah #safari ramadan #Mataram #ramadhan #mohan