Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ramadan di Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Mataram, Dari Santunan Yatim hingga Refleksi Transformasi Madrasah

Nurul Hidayati • Rabu, 18 Maret 2026 | 14:03 WIB

Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Mataram, Berbagi untuk Yatim dan Dhuafa.
Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Mataram, Berbagi untuk Yatim dan Dhuafa.

LombokPost – Nuansa keberkahan menyelimuti Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Abror NWDI Mataram menjelang pengujung Ramadan 1447 H.

Keluarga besar pesantren yang dipimpin oleh H. Irzani menggelar agenda rutin tahunan berupa buka puasa bersama sekaligus penyaluran santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa di Kota Mataram, Rabu (18/3).

Acara yang berlangsung khidmat ini diawali dengan pembacaan Hizib, zikir, dan doa bersama.

Kemeriahan terpancar saat paket bantuan dan santunan mulai dibagikan, dengan prioritas utama menyasar dewan guru, staf, serta puluhan anak yatim dan dhuafa di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Ponpes Nahdlatul Abror NWDI, H. Irzani, memberikan suntikan semangat kepada para tenaga pendidik.

Alumni UGM yang juga mantan Komisaris BUMN ini mengenang perjalanan panjang transformasi madrasah yang kini jauh lebih representatif.

"Dulu kita hanya punya satu setengah lokal, sekarang sudah berdiri megah 18 lokal dengan tiga lantai. Dulu belum terakreditasi, sekarang sudah 'Baik Sekali'. Bahkan, hampir seluruh guru kini sudah tersertifikasi," ujar Irzani disambut tepuk tangan hadirin.

Ia secara khusus mengapresiasi kinerja kepala madrasah, Nurjannah dan Zakiyah, yang berhasil membawa santri meraih berbagai prestasi dari tingkat kecamatan hingga provinsi.

Irzani berpesan agar seluruh elemen pejuang pendidikan tetap istiqomah. "Apapun amanah yang sedang kita emban, jangan pernah tinggalkan madrasah. Teruslah berkhidmat di mana pun kita berada," tegasnya.

Hadir dalam acara tersebut tokoh-tokoh penting, di antaranya Mantan Plt. Kakanwil Kemenag NTB H. M. Amin, para guru besar NWDI, serta perwakilan organisasi otonom seperti Himmah, IPNWDI, Pemuda, dan Muslimat NWDI.

Sementara itu, Prof. Dr. H. Abdul Fattah dalam Tausiyah Ramadhan-nya menyebut kegiatan ini sebagai sunnatan hasanatan (tradisi baik) yang diwariskan oleh Almagfurulah Maulana Syekh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid. 

"Tradisi berbagi dan silaturahmi ini adalah warisan guru besar kita. Kita patut bersyukur atas dedikasi Ustaz Irzani dan jajaran yang tiada henti membina Ponpes di jantung Kota Mataram ini," ungkap Sekretaris Eksekutif PB NWDI tersebut.

Menutup tausiyahnya, Prof. Abdul Fattah mengutip pesan Tuan Guru Bajang (TGB) tentang pentingnya menjaga barisan.

"Tetaplah kompak, utuh, dan bersatu. Yakin, ikhlas, istiqomah, serta sabar dalam melanjutkan perjuangan Sang Pahlawan Nasional demi kemaslahatan umat dan bangsa," pungkasnya.

Editor : Rury Anjas Andita
#Ponpes #NWDI #Madrasah #santunan #Mataram