LombokPost – Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Mataram memberi apresiasi tinggi atas capaian RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram yang berhasil meraih prestasi membanggakan pada ajang Top BUMD Awards 2026.
Rumah Sakit Kebanggaan warga Kota Mataram ini meraih sejumlah penghargaan. Antara lain Top BUMD Awards 2026 sebagai RSUD Tipe B Bintang 4. Hal ini menunjukkan level kinerja tinggi dan layak menjadi role model di tingkat nasional.
Kemudian Wali Kota Mataram Dr. Mohan Roliskana, ditetapkan sebagai Top Pembina BUMD 2026 dan Top CEO BUMD 2026 untuk Direktur RSUD Ruslan dr. Hj. NK Eka Nurhayati.
“Sebagai ketua fraksi Partai Golkar sekaligus Sekertaris komisi III yang membawahi BUMD, kami sangat mengapresiasi awards ini. Kami mengucapkan selamat untuk RSUD, Ibu Direktur dan tentunya kepada Wali kota Mataram H Mohan Roliskana. Karena semua ini tak lepas dari kerja kerja kolektif di bawah kepemimpinan beliau sebagai wali kota,” ujar Ketua Fraksi DPRD Golkar Kota Mataram Rino Rinaldi.
Menurutnya capaian ini merupakan buah dari kerja bersama yang telah dirintis sejak lama oleh keluarga besar Pemkot Mataram. Penghargaan ini sekaligus menjadi bukti transformasi dan pembenahan terus menerus yang dilakukan pemerintah daerah dalam mengelola dan memberi pelayanan terbaik bagi warga kota.
“Dan kedepan kita harus mendukung pengembangan RSUD agar tidak hanya menjadi yang terbaik di daerah namun mampu menjadi penyedia layanan Kesehatan terbaik berskala internasional. Karena itu kami di DPRD siap mengawal rencana-rencana pengembangan RSUD kota,” sambungnya.
Seperti diketahui Top BUMD Awards sendiri merupakan penghargaan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) terbesar di Indonesia yang diselenggarakan oleh Majalah Top Business bersama Institut Otonomi Daerah (i-OTDA) dan didukung Kementerian Dalam Negeri.
Penilaian dalam ajang ini menitikberatkan pada kinerja bisnis, inovasi dan digitalisasi, tata kelola perusahaan (GCG), serta kontribusi terhadap pemerintah daerah.
“Capaian ini yang terutama berkat dukungan luar biasa dari bapak Wali Kota Mohan Roliskana dan Wakil Wali Kota TGH Mujiburrahman, kemudian komitmen semua pihak untuk terus meningkatkan kualitas layanan, inovasi, dan tata kelola rumah sakit,” ujar Direktur RSUD Ruslan Kota Mataram dr. Hj. NK Eka Nurhayati kemarin pada Lombok Post (14/4).
Sebelumnya, RSUD Ruslan berhasil lolos sebagai finalis setelah melalui proses penjaringan ketat oleh dewan juri. Melibatkan berbagai sektor BUMD, mulai dari rumah sakit (BLUD), BPD, BPR, PDAM, hingga aneka usaha lainnya.
Sebagai bagian dari tahapan penilaian, pihak RSUD juga mengikuti sesi wawancara dan presentasi di hadapan dewan juri. Dalam kesempatan tersebut dr. Eka memaparkan strategi bertajuk “SMART RSUD” (Strategic Management & Revenue Transformation).
“Kami sebelumnya telah memaparkan capaian kinerja layanan, kinerja keuangan, transformasi pelayanan, layanan unggulan, inovasi-inovasi rumah sakit, hingga kontribusi RSUD terhadap pemerintah daerah,” terangnya.
Ajang ini juga menjadi indikator rumah sakit daerah mampu bersaing secara profesional, sehat, dan adaptif di tengah tantangan sektor kesehatan yang semakin kompleks. Dengan capaian ini, RSUD H. Moh. Ruslan semakin mengukuhkan diri sebagai motor penggerak layanan kesehatan unggulan di Nusa Tenggara Barat. Sekaligus menunjukkan BUMD sektor kesehatan pun bisa “on fire” dalam inovasi dan kinerja.
Pengakuan terhadap capaian RSUD Ruslan dalam ajang TOP BUMD Awards 2026 juga diperkuat pernyataan resmi penyelenggara yang menegaskan pentingnya transformasi BUMD dan BLUD di daerah. Ketua Penyelenggara TOP BUMD Awards 2026 M. Lutfi Handayani, menegaskan BUMD harus menjadi pilar utama dalam penggerak ekonomi sekaligus pelayanan publik di daerah.
“BUMD harus menjadi pemain utama ekonomi dan layanan publik di daerah. BUMD harus menjadi kebanggaan daerah dan bangsa,” ujarnya
Ia menekankan pemberian penghargaan bagian dari gerakan nasional untuk mendorong transformasi kinerja BUMD. “Kami meyakini, BUMD yang hebat tidak lahir dari kompetisi semata, tetapi dari kemauan untuk terus belajar, berbenah, dan bertransformasi,” kata Lutfi.
Tahun 2026, ajang ini diikuti oleh 248 BUMD dan BLUD terbaik di Indonesia. Acara puncak yang dihadiri sekitar 800 peserta dari berbagai kalangan.
Mulai dari kepala daerah, pimpinan BUMD, hingga pakar bisnis dan media, menjadi panggung pengakuan nasional atas kinerja BUMD dan BLUD yang dinilai berhasil melakukan inovasi, efisiensi, dan transformasi layanan. “TOP BUMD Awards adalah gerakan nasional mendorong BUMD menjadi lebih profesional, lebih inovatif, dan lebih berdaya saing,” tegasnya. (*)
Editor : Redaksi Lombok Post