Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Dokumen Tertahan di BKN, Pelantikan Kepala Sekolah di Mataram Bakal Dilakukan Bertahap

Sanchia Vaneka • Kamis, 16 April 2026 | 07:13 WIB
Taufik Priyono
Taufik Priyono

 


LombokPost
—Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Mataram mencatat sejumlah usulan nama calon kepala sekolah tertahan di Badan Kepegawaian Negara (BKN) karena dokumen belum lengkap. Saat ini tengah diupayakan percepatan kelengkapan administrasi tersebut.

Targetnya, seluruh posisi kepala sekolah yang lowong dapat terisi sebelum memasuki tahun ajaran baru 2026/2027. “Ini murni berkaitan dengan masalah administrasi, ada dokumen-dokumen pendukung yang harus dilengkapi kembali,” kata Kepala BKPSDM Kota Mataram Taufik Priyono, Rabu (15/4). 
 
Ia menjelaskan, saat ini seluruh proses pengusulan jabatan dilakukan melalui sistem digital yang terintegrasi secara nasional. Hal ini menuntut akurasi data yang sangat tinggi.

Jika terdapat satu dokumen yang tidak sesuai atau tidak terunggah dengan sempurna ke dalam sistem, maka otomatis usulan tersebut akan tertahan. Meskipun terdapat kendala pada sejumlah nama, Taufik menegaskan pihaknya tidak akan menunda pelantikan secara keseluruhan. 

BKPSDM akan menerapkan sistem pelantikan bertahap bagi nama-nama yang sudah mendapatkan lampu hijau atau persetujuan teknis dari BKN. “Berapa pun yang sudah disetujui oleh BKN, itu yang akan dilantik terlebih dahulu. Tidak harus menunggu semua rampung secara kolektif,” tegasnya.
 
Selain fokus pada pengisian jabatan kepala sekolah, Taufik membeberkan dalam waktu dekat pemkot akan terlebih dahulu melakukan pelantikan untuk jabatan fungsional pengawas. “Nanti kita juga akan melantik pengawas dulu sebelum kepala sekolah. Semua sedang berproses di sistem,” imbuhnya.

Baca Juga: Mataram Digedor Demo! Mahasiswa Desak Penutupan 15 Kafe Ilegal dan Praktik Judi Sabung Ayam
 
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Mataram Yusuf mengatakan kekosongan kepala sekolah terjadi di dua jenjang. Untuk SD terdapat 32 kepala sekolah kosong, sedangkan SMP terdapat 11 kepala sekolah kosong. 

Jika ditotal, pengisian akan menyasar 43 kepala sekolah. Di tengah kebutuhan itu, ketersediaan calon pemimpin sekolah di Mataram dinilai aman. 

Saat ini terdapat 45 guru yang telah lulus pelatihan dan mengantongi sertifikat Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS). “Jumlah calon lebih dari cukup untuk menutup seluruh kekosongan,” pungkasnya. (chi/r9)
 

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Pengisian Kepala Sekolah #BKPSDM Kota Mataram