Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Perkuat Identitas Lingkungan, Pemkot Mataram Bangun Gapura di Empat Ruas Strategis

Lalu Mohammad Zaenudin • Senin, 20 April 2026 | 11:06 WIB
WAJAH LINGKUNGAN: Salah satu gapura yang dipasang di Lingkungan Karang Genteng Kota Mataram oleh Dinas PUPR Kota Mataram, belum lama ini.
WAJAH LINGKUNGAN: Salah satu gapura yang dipasang di Lingkungan Karang Genteng Kota Mataram oleh Dinas PUPR Kota Mataram, belum lama ini.

 


LombokPost
— Pemerintah Kota Mataram menata akses permukiman melalui pembangunan gapura di empat titik gang dan jalan lingkungan pada tahun anggaran 2026. Penataan ini difokuskan pada ruas-ruas strategis yang menjadi pintu masuk kawasan permukiman warga.

Empat titik yang menjadi sasaran penataan tersebut yakni Gang Raflesia dan Jalan Darul Hikmah di Lingkungan Karang Genteng, Kelurahan Pagutan, serta Jalan Brawijaya Gang Raden Mas dan Gang Datok Sabar di Lingkungan Gerung Butun Barat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram Lale Widiahning, mengatakan penataan dilakukan sebagai bagian dari Program Penataan Bangunan dan Lingkungan yang menyasar langsung ruang-ruang aktivitas warga. “Penataan ini tidak hanya soal fisik, tetapi bagaimana akses lingkungan menjadi lebih tertata, mudah dikenali, dan memiliki identitas,” ujarnya, Minggu (19/4).

Menurutnya, pemilihan titik-titik tersebut didasarkan pada fungsi strategisnya sebagai jalur keluar-masuk warga sekaligus wajah awal kawasan permukiman. “Gang dan jalan lingkungan itu adalah titik pertama yang dilihat orang. Karena itu, penataan di titik ini menjadi penting,” tekannya.

Kepala Bidang Cipta Karya PUPR Kota Mataram L. M. Zuhri Muslim, menambahkan pembangunan di empat titik tersebut dirancang seragam. Namun tetap menyesuaikan karakter masing-masing lingkungan.

“Setiap lokasi punya karakter, itu yang kami coba angkat dalam desain,” jelasnya.

Ia menegaskan, keberadaan gapura di titik-titik tersebut berfungsi sebagai penanda kawasan. Memperkuat identitas lingkungan, terutama di kawasan permukiman yang sebelumnya belum memiliki batas visual yang jelas.

Lebih dari itu, penataan akses ini diharapkan berdampak langsung pada perilaku masyarakat dalam menjaga lingkungannya. “Ketika akses masuknya sudah rapi dan jelas, biasanya rasa memiliki warga juga ikut tumbuh. Itu yang kita dorong,” ujarnya.

Program ini merupakan bagian dari sub kegiatan penataan bangunan dan lingkungan di daerah. Diarahkan untuk meningkatkan kualitas kawasan permukiman secara bertahap.

Baca Juga: Dilirik Daerah Lain, Jas Kuning Deteksi Masalah Kesehatan di Bintaro Jaya


Pemerintah Kota Mataram berharap, penataan pada empat titik ini sebagai pemicu bagi lingkungan lain ikut berbenah. Tujuannya wajah permukiman kota semakin tertata dan memiliki identitas kuat.

“Harapannya sederhana, lingkungan menjadi lebih rapi, lebih mudah dikenali, dan masyarakat ikut menjaga,” pungkasnya. (zad/r9)

 

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#Kota Mataram #proyek gapura lingkungan #penataan kawasan di Mataram