Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ratusan Begal Sudah Diringkus, Ditreskrimum Polda Metro Tegaskan Perburuan Kini Naik ke Tingkat Hulu

Lalu Mohammad Zaenudin • Minggu, 24 Mei 2026 | 14:01 WIB
Ratusan begal yang ditangkap oleh Tim Pemburu Begal Polda Metro. (TANGKAP LAYAR)
Ratusan begal yang ditangkap oleh Tim Pemburu Begal Polda Metro. (TANGKAP LAYAR)

 


LombokPost
– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya mengakui adanya lonjakan tren kasus kejahatan jalanan atau begal di wilayah hukum ibu kota dan sekitarnya dalam beberapa waktu terakhir. Menyikapi situasi keamanan yang meresahkan tersebut, pihak kepolisian langsung mengambil langkah taktis dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus bersandi Tim Pemburu Begal guna menekan pergerakan para pelaku kriminal.

"Data statistik kami yang saat ini kami lakukan kajian, memang beberapa model kejahatan mengalami peningkatan," kata Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Jumat (22/5/2026).

Iman menjelaskan bahwa pembentukan tim khusus ini didasarkan pada hasil analisis menyeluruh terhadap laporan gangguan kamtibmas yang masuk ke jajaran kepolisian. Tim pemburu ini dikerahkan ke titik-titik rawan dengan target utama mematahkan ruang gerak komplotan begal yang kerap beraksi pada jam-jam krusial malam hingga dini hari.

Meski ratusan pelaku kejahatan jalanan telah berhasil diringkus dalam operasi besar-besaran ini, pihak kepolisian memastikan proses penegakan hukum tidak akan berhenti begitu saja di tingkat hilir. Penyidik Ditreskrimum saat ini tengah melakukan pengembangan mendalam untuk melacak struktur organisasi kelompok kriminal tersebut.

"Saat ini, kami sedang melakukan pendalaman terhadap jaringan yang ada di atas para pelaku tersebut," tegas Iman.

Guna mempermudah proses pemetaan kelompok kejahatan ini, Polda Metro Jaya juga menerapkan metode investigasi ilmiah modern. Kepolisian melibatkan unit khusus untuk memeriksa seluruh perangkat komunikasi milik para pelaku yang disita saat penangkapan guna melacak indikator keterlibatan aktor intelektual lain.

Polisi menduga ada koordinasi terstruktur di balik maraknya aksi pembegalan yang belakangan ini kerap diunggah dan viral di media sosial. Iman berharap hasil pemeriksaan digital forensik ini dapat mengungkap motif tersembunyi para komplotan di luar motif ekonomi murni.

"Mudah-mudahan nanti dari hasil laboratorium forensik digital Polri, kita bisa memperoleh informasi yang lebih mendalam," harap perwira menengah Polri tersebut.

Upaya represif dari Tim Pemburu Begal ini diharapkan mampu mengembalikan rasa aman publik dan menurunkan kurva kriminalitas di Jakarta secara signifikan. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan penuh saat berkendara di malam hari.

 

Baca Juga: Bukan Asal Dor! Ini Skenario Darurat yang Bikin Tim Pemburu Begal Polda Metro Diperintah Melumpuhkan

"Oleh karena itu, kami melakukan pembentukan tim pemburu begal tersebut," pungkas Iman mengakhiri penjelasannya.

Editor : Lalu Mohammad Zaenudin
#polda metro #tim pemburu begal #kasus bekal