RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram mencatat sejarah baru dalam layanan kesehatan reproduksi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Untuk pertama kalinya, tindakan Sperm Retrieval berhasil dilakukan di Lombok IVF RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram pada Selasa, 2 Juni 2026.
——
KEBERHASILAN tindakan tersebut menjadi tonggak penting dalam pengembangan layanan fertilitas modern di NTB. Selain membuka akses yang lebih luas bagi pasangan yang mendambakan keturunan, capaian ini menegaskan persoalan kesuburan tidak hanya berkaitan dengan perempuan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama antara suami dan istri.
Direktur RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram dr. Hj. NK Eka Nurhayati, Sp.O.G., Subsp.F.E.R., M.Kes., M.Sc, mengatakan masih banyak masyarakat yang beranggapan program kehamilan hanya berfokus pada perempuan. Padahal, faktor kesuburan pria memiliki peran yang tidak kalah penting dalam keberhasilan kehamilan, termasuk pada program In Vitro Fertilization (IVF) atau bayi tabung.
Baca Juga: Siswi MAN 2 Mataram Jadi Duta Anti Bullying NTB, Siap Kampanyekan Sekolah Ramah Anak
“Selama ini banyak masyarakat yang beranggapan bahwa program kehamilan hanya berfokus pada perempuan. Padahal, faktor pria memiliki kontribusi besar terhadap keberhasilan kehamilan, termasuk dalam program IVF,” ujarnya, Rabu (3/6).
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fertilitas Endokrinologi Reproduksi tersebut menjelaskan, Sperm Retrieval merupakan prosedur medis khusus mengambil sperma secara langsung dari sistem reproduksi pria. Tindakan ini menjadi solusi bagi pasien yang mengalami gangguan tertentu sehingga sperma tidak dapat diperoleh melalui proses ejakulasi normal.
Menurutnya, prosedur tersebut umumnya dilakukan pada pasien dengan kondisi azoospermia, yaitu tidak ditemukannya sperma dalam cairan ejakulasi. Baik akibat sumbatan maupun gangguan produksi sperma.
Selain itu, tindakan ini juga dapat diterapkan pada pasien dengan disfungsi ejakulasi maupun mereka yang memiliki riwayat vasektomi. “Ini bukan sekadar prosedur medis. Ini adalah bentuk perjuangan seorang ayah dalam menghadirkan kehidupan. Banyak pria yang sebenarnya memiliki peluang memiliki keturunan, tetapi membutuhkan bantuan teknologi reproduksi,” terangnya.
Sperma yang berhasil diperoleh melalui prosedur tersebut selanjutnya dapat dimanfaatkan dalam program IVF maupun ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection). Ini untuk membantu pasangan memperoleh keturunan.
Baca Juga: Uji Coba di 6 Puskesmas, Warga Kota Mataram Bakal Rasakan Manfaat Sistem Pemantauan Gizi Digital
Selama ini, sejumlah pasangan di NTB kerap harus dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan layanan fertilitas yang lebih kompleks. Dengan keberhasilan tindakan perdana tersebut, RSUD H. Moh. Ruslan menilai masyarakat kini memiliki akses yang lebih dekat terhadap layanan reproduksi berbantu yang modern dan terintegrasi.
Dokter Eka menegaskan, keberhasilan Sperm Retrieval perdana ini menunjukkan kesiapan sumber daya manusia, fasilitas, dan teknologi yang dimiliki rumah sakit dalam memberikan layanan fertilitas yang lebih komprehensif. “Kami ingin masyarakat NTB mengetahui layanan fertilitas modern kini sudah tersedia di daerah sendiri. Pasangan tidak perlu lagi selalu keluar daerah untuk mendapatkan penanganan awal hingga tindakan tertentu,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat mulai lebih terbuka membicarakan kesehatan reproduksi pria yang selama ini masih kerap dianggap sebagai isu yang sensitif atau tabu. Menurutnya, pemeriksaan kesuburan sebaiknya dilakukan oleh kedua pasangan agar penyebab kesulitan memperoleh keturunan dapat diketahui lebih cepat dan ditangani secara tepat.
“Kesuburan pria perlu mendapat perhatian yang sama seriusnya. Semakin dini dilakukan pemeriksaan, semakin besar peluang pasangan memperoleh solusi yang tepat,” katanya.
Melalui Lombok IVF, RSUD H. Moh. Ruslan Kota Mataram berkomitmen terus mengembangkan layanan fertilitas berbasis teknologi reproduksi berbantu yang aman, modern, dan terjangkau. Kehadiran layanan ini diharapkan menjadi harapan baru bagi pasangan pejuang kehamilan di NTB untuk mewujudkan impian memiliki buah hati tanpa harus jauh-jauh mencari layanan ke luar daerah
Baca Juga: Rahasia Sukses SPPG Karang Bongkot, Pengawasan Berlapis dan Inovasi Menu yang Bikin Ketagihan
“Kami siap mendampingi setiap langkah perjalanan pasien dengan teknologi terbaik dan kenyamanan yang utama,” tutup dokter Eka.
Editor : Lalu Mohammad Zaenudin