LombokPost – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (MUSDA) NWDI Kota Mataram Tahun 2026 tinggal menghitung hari. Sebagai forum tertinggi organisasi di tingkat daerah, MUSDA kali ini menjadi momen krusial untuk melakukan evaluasi menyeluruh sekaligus menentukan nakhoda baru yang akan memimpin Pengurus Daerah (PD) NWDI Kota Mataram ke depan.
Menariknya, H. Irzani selaku Ketua Umum PD NWDI Kota Mataram periode 2021–2026 yang kini berstatus demisioner, secara mengejutkan menegaskan bahwa dirinya tidak akan maju kembali dalam bursa pencalonan ketua. Pria yang telah mendedikasikan dirinya sebagai pengurus inti organisasi selama lebih dari 28 tahun sejak lulus kuliah tahun 1998 ini memilih untuk memberikan kesempatan penuh kepada generasi muda.
"Saya tegaskan bahwa saya tidak maju menjadi calon karena sudah cukup lama saya menjadi pengurus inti organisasi," ujar H. Irzani. "Silakan kita berikan kesempatan kader-kader muda NWDI yang akan memimpin organisasi ini supaya ada regenerasi. Yang tua biar cukup menjadi penasehat atau tukang fasilitasi saja," tambahnya.
Baca Juga: Gabungkan Tiga Momentum Besar, HIMMAH NWDI Fakultas Teknik Gelar Kartini Banat Fest 2026
Banjir Kader Muda Potensial di Bawah 40 Tahun
Irzani menilai, NWDI Kota Mataram sama sekali tidak kekurangan figur pemimpin masa depan. Banyak kader potensial yang lahir dan ditempa secara berjenjang dari Badan Otonom (Banom) seperti Himmah, Pemuda NWDI, hingga Ikatan Pelajar NWDI.
Beberapa nama kader muda potensial dengan usia rata-rata di bawah 40 tahun yang mencuat menjelang MUSDA.
Sabilirrasyad, M.Pd. (Mantan Ketua Cabang Himmah Kota Mataram yang kini sukses menjadi pengusaha muda).
Muhajidin, MM (Mantan Komandan Satgas Hamzanwadi Kota Mataram yang saat ini menjabat KCD Dikbud Malomba).
Ust. Ramli Ahmad, M.Pd. (Ketua Majelis Dakwah NWDI Kota Mataram sekaligus penyuluh Kemenag Kota Mataram).
Baca Juga: Intip Persiapan Ponpes Nahdlatul Abror NWDI Mataram Sambut Ramadan 1447 H Dengan Tradisi Tarhib
Ust. Zainul Fikri, S.Sos.I. (Ketua Cabang NWDI Sekarbela, penyuluh Kemenag, dan Ketua Yayasan Badrussalam NWDI Sekarbela).
Ust. Ingin Tayyib, S.Ag. (Ketua Cabang NWDI Sandubaya sekaligus Pengurus Yayasan Mambaul Khair NWDI).
"Kita tidak kekurangan kader, tinggal mari kita berikan kesempatan saja kepada mereka untuk meningkatkan penghormatannya dengan memimpin organisasi ini. Dibutuhkan pemimpin organisasi yang punya semangat dan energi yang besar dan muda-muda," tambahnya.
Pondasi Kuat: Lembaga Pendidikan Melejit Jadi 29 Unit
Siapapun ketua yang terpilih nanti dipastikan akan mewarisi pondasi organisasi yang sudah sangat kokoh. Di bawah kepemimpinan Irzani, perkembangan NWDI di ibu kota NTB ini berkembang pesat. Sebagai contoh nyata, jumlah lembaga pendidikan di bawah naungan NWDI yang sepuluh tahun lalu hanya berkisar 6 sampai 11 lembaga, kini melonjak drastis menjadi 29 lembaga, mulai dari tingkat RA/TK, SMP/MTs, hingga SMA/MA.
Bahkan, NWDI Kota Mataram baru saja menghadirkan Pondok Pesantren Darul Anjum NWDI Dasan Cermin yang dipimpin oleh Ust. Ridwan, QH. Selain itu, aktivitas Majelis Taklim dan jamaah Hizib tercatat tumbuh sangat subur, ditopang dengan komunikasi yang sangat erat bersama Pemkot Mataram, TNI, POLRI, hingga ormas keagamaan lainnya.
Target ke Depan: Menuju Manajemen Organisasi Modern
Sebagai penutup, Irzani mengingatkan bahwa NWDI merupakan warisan perjuangan suci dari sang Pahlawan Nasional, TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. Oleh karena itu, arah fokus gerakan harus tetap tegak lurus pada bidang pendidikan, sosial, dakwah, dan ekonomi umat demi kemaslahatan Islam.
Ia juga berpesan agar NWDI dapat bertransformasi menjadi organisasi yang terbuka dan memiliki manajemen modern, seraya mencontoh keberhasilan ormas besar lain yang berusia lebih tua seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama (NU).
"Tingkatkan soliditas dan kekompakan, tetap kedepankan musyawarah dan selalu saling tabayyun. Era sekarang ini gampang sekali muncul fitnah dan cepat sekali arus informasi bergerak, jadi harus bisa dipilah mana informasi yang benar dan tidak benar. Selamat ber-MUSDA dan mari kita sukseskan dengan menaati AD/ART serta Pedoman Organisasi NWDI," pungkasnya.
Editor : Redaksi Lombok Post Online