Ampenan KataFest 2026: Geliat Seni Linmas, Pameran Inovasi hingga Aksi Kemanusiaan di Taman Jangkar

Siti Aeny Maryam • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:38 WIB
Pemerintah Kecamatan Ampenan berkolaborasi dengan Karang Taruna Sampan Ampenan menggelar Karang Taruna Ampenan Festival (KataFest) 2026.
Pemerintah Kecamatan Ampenan berkolaborasi dengan Karang Taruna Sampan Ampenan menggelar Karang Taruna Ampenan Festival (KataFest) 2026.
LombokPost - Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia sekaligus HUT Ke-33 Kota Mataram, Pemerintah Kecamatan Ampenan berkolaborasi dengan Karang Taruna Sampan Ampenan menggelar Karang Taruna Ampenan Festival (KataFest) 2026.

Berlokasi di Taman Jangkar Ampenan Huis, perhelatan yang sarat akan nilai budaya dan sejarah lokal ini resmi dibuka pada Selasa (29/8/2026).

KataFest 2026 mengusung rangkaian acara padat yang menggabungkan pelestarian warisan budaya Begelamang Heritage Edition, Festival Musik Pelajar, hingga aksi sosial kemanusiaan.

Baca Juga: Dari Pekarangan, Suli Mekar Raih Juara P2L Kota Mataram Tahun 2026

Camat Ampenan, Erma Suryani, S.STP., menjelaskan bahwa kegiatan marathon ini dirancang dalam dua sesi utama untuk merangkul potensi internal lembaga kecamatan sekaligus masyarakat luas.

Sesi pertama festival berfokus pada penguatan potensi kelembagaan internal melalui ajang "Linmas Idol".

Lomba ini menghadirkan kompetisi karaoke hingga Peraturan Baris-Berbaris (PBB) yang diikuti khusus oleh anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Kecamatan Ampenan.

Baca Juga: Tekan Inflasi Lewat Gerakan Tanam Cabai di Sekolah

Guna menjaga kualitas penilaian, pihak panitia melibatkan dewan juri profesional dari Satpol PP Kota Mataram, Danramil, serta Polsek Ampenan.

​"Selama ini masyarakat mengenal Linmas hanya sebagai petugas penjaga keamanan. Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan bahwa anggota Linmas juga memiliki potensi besar di bidang seni. Ke depan, wadah apresiasi seperti ini akan terus kami kembangkan untuk lembaga-lembaga lainnya," ujar Erma Suryani.

​Memasuki sesi kedua, suasana festival berpindah ke area luar ruangan (outdoor) yang menyajikan beragam kegiatan kemasyarakatan.

Kelurahan Taman Sari mencuri perhatian pengunjung dengan menghadirkan Komunitas Tanaman Hias Sadari (Kota Asri) yang memajang koleksi tanaman bonsai langka langganan juara tingkat nasional.
Kelurahan Taman Sari mencuri perhatian pengunjung dengan menghadirkan Komunitas Tanaman Hias Sadari (Kota Asri) yang memajang koleksi tanaman bonsai langka langganan juara tingkat nasional.

Seperti Pameran Inovasi "Pingkan Gegena", sebagai wadah bagi seluruh kelurahan di Kecamatan Ampenan untuk memamerkan serta menjual produk unggulan lokal, mulai dari hasil budidaya sayur-mayur, buah segar, hingga kuliner khas.

Kelurahan Taman Sari mencuri perhatian pengunjung dengan menghadirkan Komunitas Tanaman Hias Sadari (Kota Asri) yang memajang koleksi tanaman bonsai langka langganan juara tingkat nasional.

Lalu ada juga kegiatan jalan santai. Ribuan warga Ampenan tampak memadati rute jalan santai yang menyediakan berbagai hadiah menarik.

Rangkaian acara berlanjut hingga malam hari melalui Festival Musik Pelajar dan Malam Anugerah Linmas sebagai bentuk penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba.

Sebagai penutup festival, panitia menggelar "Perta Timur", sebuah panggung kebersamaan di mana warga keturunan Nusa Tenggara Timur (NTT) tampil membawakan tarian dan dansa khas daerah. Aksi seni ini digelar khusus sebagai sarana penggalangan dana bantuan bagi para korban bencana gempa bumi di NTT.

Editor : Siti Aeny Maryam
Sumber : Liputan
Linmas Ampenan FESTIVAL pameran