MATARAM—Ada fakta lain yang terungkap dari kasus pembobolan 12 kamar kos di Jalan Gili Layar II Geria Pagutan Indah, Mataram. Tidak hanya mengobrak-abrik seiisi kamar kawanan penjahat ini rupanya meninggalkan jejak. Yakni buang air besar di kamar korban.
”Malingnya ekek (jorok). Dia boker (Buang air besar, Red) di kamar kos,” kata penjaga kos Kusuma Wardani, Selasa (21/4).
Pembobolan kamar kos ini terungkap ketika salah satu penghuni ingin mengambil barang. Betapa kagetnya para penghuni melihat seisi kamar berhamburan keluar.
”Semua dibongkar sama pelakunya,” kata dia.
Hampir seluruh kamar berisi TV. Semuanya amblas. Tak hanya itu, spring bed, kompor, baju, kipas angin, sepatu, dan lemari plastik diangkut. ”Baju yang diambil itu yang bagus-bagus. Kalau yang jelek tidak diambil,” jelasnya.
Kusuma memperkirakan, para pelaku masuk ke kos-kosan tersebut melalui pintu belakang. Karena, ketika dia meninggalkan kos-kosan tersebut pintu depan dan pintu belakang sudah dikunci. ”Ketika saya datang melihat kondisi kos yang sudah kemalingan, pintu depan masih dalam keadaan terkunci. Yang rusak pintu belakang saja,” ungkapnya.
Kasatreskrim Polresta Mataram AKP Kadek Adi Budi Astawa membenarkan peristiwa tersebut. Dia sudah menerima laporan. ”Ada 12 kamar yang dibobol,” kata Kadek Adi.
Unit Pidum sudah melakukan olah TKP. Saat tiba di lokasi, kondisi kamar dan kos-kosan sudah berantakan. ”Mereka membongkar semua isi kamar,” jelasnya.
Tim sudah mengkonfirmasi sejumlah saksi. Guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku. ”Kita masih kembangkan,” ujarnya.
Dari laporan yang diterima, kos-kosan tersebut memang sangat sepi. Karena, penghuninya meninggalkan kos-kosan tersebut. ”Sebagian penghuninya itu mahasiswa. Mereka pulang ke kampung halaman karena kuliah mengingat adanya pandemic Covid-19,” bebernya. (arl/r2)
Editor : Administrator