Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pintu Masuk Mataram Kembali Dijaga, Pengendara Wajib Pakai Masker

Administrator • Jumat, 17 Juli 2020 | 23:00 WIB
Gerbang Tembolak (Dok. Lombok Post)
Gerbang Tembolak (Dok. Lombok Post)
MATARAM-Pemkot Mataram memastikan akan kembali menjaga pintu masuk daerah ini. Utamanya di tujuh titik dari 13 pintu masuk Kota Mataram.

“Sabtu sudah kita terapkan,” kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa, Kamis (16/7)

Kali ini, kata Nyoman, penjagaan di pintu masuk Kota Mataram akan difokuskan pada penggunaan masker dari para pengendara. Karena, sejauh ini, banyak warga tidak disiplin dalam menggunakan masker. "Ini menjadi persoalan serius," cetusnya.

Menurutnya, mengubah kebiasaan masyarakat itu tidak mudah. Perlu ada ketegasan. Paling tidak, kata dia, ada kebijakan berupa sanksi denda atau pidana. “Mungkin ini yang akan kita terapkan. Tapi masih dalam kajian,” tuturnya.

Sementara saat ditanya mengenai perkembangan kasus Korona di Kota Mataram, Nyoman mengaku mulai membaik. Ia melihat tingkat kesembuhan pasien di Kota Mataram cukup tinggi. Mencapai 67 persen dari jumlah pasien yang dirawat.

"Sampai saat ini, jumlah pasien Korona di Kota Mataram sebanyak 733 pasien. Rinciannya, 423 pasien sembuh, 260 masih dalam perawatan, dan 50 pasien meninggal. Lebih banyak pasien yang sembuh daripada dirawat,” rincinya.

Menurutnya, status zona merah untuk Kota Mataram tidak berarti semua kelurahan dan lingkungan zona merah. Karena faktanya, masih banyak lingkungan berstatus zona oranye dan kuning, bahkan hijau. "Yang jelas, kita terus berupaya untuk memutus mata rantai virus Korona ini," jelas Nyoman.

Terpisah, Kepala BPBD Kota Mataram Mahfuddin Noor mengatakan, pengawasan pintu masuk di Kota Mataram tidak seperti sebelumnya. Tim gugus tugas Covid-19 hanya mengawasi pengendara yang tidak menerapkan protokol kesehatan. "Tidak ada pemeriksaan suhu tubuh seperti sebelumnya," kata Mahfuddin.

Warga dari luar Mataram, tetap boleh ke ibu kota Provinsi NTB ini. Syaratnya, menggunakan masker. “Kalau tak bawa masker kita suruh balik,” ungkapnya. (jay/r3)

 

  Editor : Administrator
#Tes Korona #Virus Korona #Mataram