Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Banyak Lubang Berbahaya, Pantai Ampenan Butuh Perhatian

Baiq Farida • Selasa, 2 Februari 2021 | 13:49 WIB
BERBAHAYA: Beginilah kondisi lubang yang menganga di Pantai Ampenan, kemarin. Sekilas jalan ini baik-baik saja tetapi tanah di dalamnya berlubang akibat abrasi sehingga sangat berbahaya.
BERBAHAYA: Beginilah kondisi lubang yang menganga di Pantai Ampenan, kemarin. Sekilas jalan ini baik-baik saja tetapi tanah di dalamnya berlubang akibat abrasi sehingga sangat berbahaya.
MATARAM—Pedagang di Pantai Ampenan mengeluhkan sejumlah lubang berbahaya di tempat mereka berjualan. Keberadaan lubang yang memiliki ukuran bervariasi ini sudah lama namun belum ada satupun petugas dari dinas yang datang menindaklanjuti.

“Mengecek lubang saja seakan mereka (dinas) enggan apalagi mau menindaklanjuti aduan kami ini,” sesal Danil dan Ibrahim, pelaku usaha di Pantai Ampenan.

Lubang tersebut sudah beberapa kali ditimbun oleh para pedagang yang ada di sana. Mereka menggunakan karung yang berisi pasir untuk menutupinya, tetapi lubang justru semakin membesar. Akibat tanah di bawahnya mengalami abrasi.

“Kalau orang lewat kemudian ambruk, itu bisa tertimbun langsung di dalam lubang. Karena tanah di bawah itu sudah bolong,” beber Rudi, warga lainnya.

Warga bingung harus kemana melaporkan kondisi ini. Mereka berharap pihak terkait mau turun mengecek kondisi yang dinilai sangat membahayakan. Agar jangan sampai ada korban terlebih dulu baru kemudian pemerintah bertindak.

“Kami heran, kenapa Pantai Ampenan ini kok nggak mau diurus serius. Toilet bantuan dari pemerintah provinsi nggak dipakai karena rusak, lubang di mana-mana. Dan lapak yang dibangun bernilai miliaran mubazir karena tidak sesuai harapan pedagang,” sesal para pelaku usaha di Pantai Ampenan.

Padahal, Pantai Ampenan menjadi satu-satunya destinasi wisata yang paling dekat dengan akses Kota Mataram. Pantai ini bisa dikatakan menjadi wajah pariwisata ibu kota. Namun penataannya masih kalah jauh dibandingkan dengan destinasi wisata yang lain. Misalnya saja dengan Pantai Tanjung Bias yang ada Senteluk Lombok Barat.

“Terus terang Ampenan ini tidak punya ikon yang menjadi daya tarik orang mau datang ke sini. Intinya pemerintah kurang serius menata Pantai Ampenan ini,” sesal warga.

Pantauan Lombok Post, kondisi Pantai Ampenan memang cukup miris. Sejumlah lubang menganga sangat membahayakan pengunjung. Tidak ada plang atau penanda bahaya yang terpasang. Sehingga sangat berbahaya ketika dilewati pengunjung khususnya anak-anak.

Kondisi kerusakan ini dari penuturan sejumlah warga sudah terjadi sejak lama. Tapi belum ada perbaikan dari pihak terkait. (ton/r3)

 

  Editor : Baiq Farida
#Pantai Ampenan