Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pesisir Mataram Bisa Jadi Wahana Wisata Edukasi dan Konservasi Penyu

Administrator • Selasa, 18 Januari 2022 | 13:01 WIB
JADI DAYA TARIK: Pantai Mapak Indah memiliki keunggulan untuk menjadi destinasi wisata berbasis konservasi dan edukasi penyu. (IST/LOMBOK POST)
JADI DAYA TARIK: Pantai Mapak Indah memiliki keunggulan untuk menjadi destinasi wisata berbasis konservasi dan edukasi penyu. (IST/LOMBOK POST)
MATARAM-Sama seperti daerah lain yang ada di NTB, Kota Mataram dinilai punya magnet untuk menarik kunjungan wisatawan. Khususnya jelang pelaksanaan MotoGP Mandalika Maret mendatang.

“Kami sudah sampaikan ke Deputi Sumberdaya Kemenparekraf, Mataram bisa menjadi tujuan pariwisata konservasi dan edukasi penyu,” ungkap pengelola Pantai Mapak Indah H Mahendra Irawan kepada Lombok Post, kemarin (16/1).

Ia mengatakan, titik pantai Kota Mataram sepanjang 9 kilometer memiliki potensi wisata tersendiri. Mulai dari Ampenan hingga Sekarbela. Sayangnya, selama ini belum ada identitas yang menjadi ciri khas pariwisata pantai di Kota Mataram.

Maka, ia menawarkan agar Mataram menjadi destinasi wisata pantai konservasi dan edukasi penyu.

“Karena tidak semua pantai bisa menjadi lokasi wisata konservasi penyu. Kita punya keunggulan itu di Pantai Mapak, kenapa tidak itu kita gaungkan (saat MotoGP),” ujarnya.

Selain terkenal dengan wisata kulinernya, Pantai Mapak juga sering dikunjungi oleh warga yang belajar tentang konservasi penyu. Baik dari kalangan wisatawan local maupun luar daerah. Termasuk dari kalangan pelajar dan anak-anak.

“Barusan (kemarin, Red) juga ada kunjugan anak TK dan PAUD. Tanggal 19 Januari dan 25 Januari nanti juga ada kunjungan sekolah. Satu bulan itu ada 5 sampai 6 kali kunjungan,” akunya.

Ia berharap pemerintah Kota Mataram maupun Provinsi NTB melalui Dinas Pariwisata mau menonjolkan keunggulan Kota Mataram sebagai kawasan wisata pantai berbasis konservasi dan edukasi penyu.

Selain berwisata ke pantai, pengunjung bisa belajar dan melihat penyu secara langsung. Mereka kemudian bisa melihat pemandangan pantai sambil menikmati sajian aneka kuliner nikmat yang disiapkan pelaku UMKM.

“Cuma sekarang kami terkendala parkir di Pantai Mapak ini. Kebetulan ada aset provinsi yang nganggur luasnya sekitar dua hektar, itu kami harapkan bisa didukung menjadi area parkir,” harap H Awan, sapaannya.

Kemudian pemerintah juga bisa membantu pengembangan pariwisata Kota Mataram melalui program CSR. Seperti yang dilakukan PLN. Agar Mataram bisa punya destinasi wisata unggulan untuk dikunjungi para penonton usai menyaksikan balapan MotoGP di Mandalika nanti.

“Kita harus bangga dengan konservasi dan eduwisata penyu,” tandasnya.

Pelaku wisata wilayah Sekarbela Zahir Utama juga mengaku saat ini pengembangan destinasi wisata Kota Mataram kian menjanjikan. Sejumlah lahan sekitar area wisata Pantai Kota Mataram tengah dikembangkan. “Infrastruktur jembatan menuju area pantai sekarang juga sudah dibangun. Investasi sudah mulai ramai,” ungkapnya.

Sehingga kawasan Sekarbela diharapkannya ke depan menjadi salah satu tujuan destinasi wisata pantai di Kota Mataram. Mulai dari Pantai Loang Baloq, Pantai Mapak Indah, Pantai Gading hingga Pantai Batas Senja. (ton/r3) Editor : Administrator
#Kota Mataram #Konservasi Penyu #Penyu