HAMDANI WATHONI, Mataram
Jika menyebut kata lapak, sekilas terlintas pasti kesan kumuh dan tradisional. Namun di area Taman Loang Baloq, lapak kini punya wajah baru. Lapak di sini dikemas modern layaknya kafe mewah yang membuat pengunjung dipastikan akan sangat nyaman bersantap.
Tepatnya di wilayah utara Taman Loang Baloq. Samping kolam dekat dengan pantai. Bangunan lapak yang baru selesai dibangun tahun lalu tersebut begitu menawan. Bangunan dua lantai ini dikelilingi sungai, danau dan pantai. Rerimbunan pohon hijau di Loang Baloq menjadi pelengkap yang membikin udara berhembus segar.
“Ini adalah bangunan bantuan dari Kementerian KKP untuk Pemkot Mataram yang dibangun dengan nilai sekitar Rp 1,6 miliar," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Mataram Irwan Harimansyah kepada Lombok Post.
Total ada delapan lokal yang tersedia bagi para pedagang Loang Baloq. Area ini dikhususkan untuk pedagang yang menjual makanan serba ikan. Baik ikan yang dimasak langsung di lokasi sentra kuliner ikan atau pun hasil olahan makanan ikan.
Yang menarik dari lokasi Sentra Kuliner ikan ini, desain bangunan dan meubeler yang digunakan tak kalah dari rumah makan atau kafe mewah yang ada di Kota Mataram. Meubeler kayu terlihat sangat eksotis. Ditambah dengan pemandangan yang ditawarkan begitu memesonan. Pagi, siang atau sore, bersantap di lokasi ini dijamin akan membuat siapapun merasa nyaman.
Pengunjung bisa menikmati hidangan di lantai bawah atau lantai atas. “Lapaknya ada di bawah. Sementara di lantai atas khusus untuk pengunjung menikmati hidangan,” terang Irwan.
Hermanto, salah satu pengunjung mengaku baru tahu jika di Taman Loang Baloq terdapat sentra kuliner ikan yang disebutnya sangat keren. Kesan Taman Loang Baloq yang selama ini kumuh atau tidak terurus perlahan akhirnya mulai terlihat modern dan tertata rapi sesuai selera generasi milenial.
“Sore-sore jalan di sini enak menikmati hidangan kuliner kayaknya,” cetusnya.
Mariani, salah satu pedagang di sentra kuliner ikan mengaku sangat antusias dengan adanya lapak ini. Ia bersama para pedagang lainnya merasa bersyukur diberikan tempat berjualan di lokasi yang menurutnya melebihi ekpektasi pedagang kuliner ikan.
“Kami sangat berharap tempat ini ramai seperti tempat wisata lainnya. Kami sediakan ikan bumbu rajang, ikan bakar, sate ikan, ikan asam manis dan lainnya,” ujarnya.
Masyarakat yang datang ke Taman Loang Baloq bakal merasakan sensasi beriwasata yang komplet. Mulai dari jalan-jalan di taman, melihat pemandangan pantai, hingga menikmati hidangan kuliner khas ikan. “InsyaAllah harganya terjangkau,” ucap Mariani. (*/r3)
Editor : Administrator