Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Rusunawa Nelayan Bintaro Bisa Ditempati Penonton MotoGP Mandalika

Administrator • Rabu, 23 Februari 2022 | 00:54 WIB
AKAN DITEMPATI: Dua orang warga melihat Rusunawa Nelayan di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan yang terlihat megah, kemarin. IVAN/LOMBOK POST)
AKAN DITEMPATI: Dua orang warga melihat Rusunawa Nelayan di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan yang terlihat megah, kemarin. IVAN/LOMBOK POST)
MATARAM-Rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Nelayan rencananya akan dimanfaatkan sementara untuk tamu MotoGP. Kementerian PUPR meminta rusunawa di Lingkungan Bintaro Jaya, Kecamatan Ampenan yang belum ditempati dimanfaatkan untuk kedatangan tamu MotoGP.

“Kalau di Kota Mataram sudah terisi semua kamar di rusunawa kecuali Rusunawa Nelayan yang belum ditempati,” kata Kabid Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kota Mataram Lalu Iqbal pada Lombok Post, kemarin (21/2).

Diutarakan, belum lama ini dari kementerian mengumpulkan semua daerah yang memiliki rusunawa. Kementerian meminta agar rusunawa bisa dimanfaatkan untuk tamu MotoGP. Namun untuk di Kota Mataram sendiri hampir semua kamar sudah terisi. “Jadi yang kemungkinan bisa digunakan Rusunawa Nelayan,” terang Iqbal.

Rusunawa  di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan belum diserahterimakan pusat ke pemkot Mataram. Rusunawa ini sudah dilengkapi dapur, token listrik, dan dipan. Hanya korden yang belum ada. “Kalau sudah diserahterimakan bisa ditempati warga,” ujar dia.

Meski demikian untuk izin pengelolaan sementara dilimpahkan ke pemkot. Atas itulah nantinya pemkot akan bersurat ke pusat agar rusunawa  bisa ditempati warga. “Kalau sekarang masih dibawah tanggung jawab Satker Perumahan,” ucap dia.

Biasanya kata dia, serah terima rusunawa dilakukan kementerian ke pemkot setelah sembilan bulan terhitung rusunawa rampung dikerjakan. Saat ini belum ada biaya pemeliharaan dianggarkan atau regulasi biaya sewa untuk rusunawa ini. “Sekarang ini kita  akan membebaskan jalan masuk menuju rusunawa,” cetusnya.

Anggota Komisi III DPRD Kota Mataram Abdul Malik mengatakan, pemanfaatan Rusunawa Nelayan harus dipertimbangkan. Untuk kemaslahatan umat atau akan digunakan sementara untuk tamu MotoGP. “Ini harus ada pertimbangan,” ucapnya.

Dia menilai, sejauh ini rusunawa belum ditempati karena belum ada regulasi. Baik itu biaya pemeliharaan maupun biaya sewa. “Jika pun nanti disewakan untuk tamu MotoGP harus jelas. Karena kita belum ada biaya pemeliharaan,” terang dia.

Dia mendorong agar rusunawa segera ditempati masyarakat. Mengingat musim hujan sekarang ini warga sangat membutuhkan tempat tinggal yang nyaman dan layak. “Rusunawa ini diprioritaskan untuk warga yang digusur di Lingkungan Bintaro,” pungkasnya. (jay/r3) Editor : Administrator
#MotoGP #Rusunawa Bintaro #Mandalika