Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Waspadai Dampak Hujan Angin Disertai Petir!

Administrator • Senin, 7 November 2022 | 09:03 WIB
DAMPAK HUJAN DERAS: Salah satu pondasi ruang terbuka area publik di Lingkungan Perigi Kelurahan Dasan Agung longsor ke pemukiman warga akibat hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (5/11).( IST/LOMBOK POST)
DAMPAK HUJAN DERAS: Salah satu pondasi ruang terbuka area publik di Lingkungan Perigi Kelurahan Dasan Agung longsor ke pemukiman warga akibat hujan deras disertai angin kencang, Sabtu (5/11).( IST/LOMBOK POST)
MATARAM-Dua hari terakhir, Kota Mataram diselimuti hujan deras disertai angin kencang hingga petir. Kondisi cuaca ini ternyata memberikan dampak kerusakan di beberapa titik. Mulai dari pohon tumbang hingga longsor di pemukiman warga.

“Ada tiga pohon yang berukuran besar tumbang di tiga titik. Di Babakan dan di Kelurahan Pagutan Timur itu pohon menimpa rumah warga sama satu di Jalan Langko. Kemudian ada juga longsor ruang terbuka area publik yang menimpa rumah warga di Lingkungan Perigi Dasan Agung,” beber Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram H Mahfudin Noor, kemarin (6/11).

Pihak BPBD Kota Mataram pun langsung menerjunkan petugas meminimalisir dampak risiko yang ditimbulkan. Penanganan sementara dengan membersihkan material dan sisa pohon yang menimpa rumah warga. BPBD juga langsung melakukan assessment terhadap kerusakan yang ditimbulkan. “Syukurnya tidak ada kerugian jiwa atau kerugian materi yang signifikan,” cetusnya.

Mahfudin mengatakan dampak hujan disertai angin kencang dan petir ini patut diwaspadai warga. Misalnya seperti yang di Dasan Agung. Rumah warga yang berdekatan dengan dataran atau bangunan lebih tinggi rentan menjadi korban longsor. Bangunan tembok area public setinggi 15 meter roboh karena tak kuat menahan tanah yang meneyerap terlalu banyak air hujan.

Intensitas hujan yang tinggi menurutnya membuat potensi longsor masih megintai di Kota Mataram. “Hujan deras bisa membuat pondasi lapuk dan roboh. Di Kelurahan Banjar dan di salah satu pondok pesantren Ampenan Selatan juga terdampak angin kencang,” bebernya.

BPBD Kota Mataram mengingatkan kepada warga untuk tetap waspada beberapa hari ke depan selama musim hujan berlangsung. Karena Pemkot Mataram sudah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometerologi saat ini. Untuk itu warga yang tidak punya kepentingan diminta berlindung di dalam rumah ketika hujan deras mengguyur. Menghindari hal yang tidak diinginkan.

“Harus diwaspadai angin kecang, puting beliung dan longsor. Termasuk warga yang ada titik rawan bencana banjir seperti di bantaran Sungai Jangkuk, Meninting, Unus, Berenyok dan sepanjang Pantai Ampenan,” pesannya.

Sementara menurut penuturan salah satu warga, hujan deras yang terjadi Sabtu lalu membuat pondasi area publik di Lingkungan Perigi longsor sekitar pukul 16.00 Wita. Beruntung longsoran pondasi area publik yang datarannya lebih tinggi dari rumah warga tersebut tidak memberi dampak kerusakan signifikan.

“Syukur langsung direspons cepat oleh petugas. Sudah dilakukan antisipasinya juga agar longsor tidak parah,” ujar Mala, salah satu warga. (ton/r3) Editor : Administrator
#Kota Mataram #Longsor #hujan lebat