Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

PAD Mataram Tembus Rp 350 Miliar, Pemkot Pastikan Tak Ada Proyek Diutang

Administrator • Jumat, 18 November 2022 | 08:09 WIB
TONI/LOMBOK POST TAK BAKAL DIUTANG: Proyek Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram menjadi salah satu proyek fisik yang dilaksanakan Pemkot Mataram tahun ini. (TONI/LOMBOK POST)
TONI/LOMBOK POST TAK BAKAL DIUTANG: Proyek Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Mataram menjadi salah satu proyek fisik yang dilaksanakan Pemkot Mataram tahun ini. (TONI/LOMBOK POST)
MATARAM-Kondisi fiskal daerah Kota Mataram tahun ini terbilang cukup baik. Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah mencapai 82,88 persen dari target Rp 422 miliar setelah adanya revisi di APBD perubahan lalu. Dengan kondisi keuangan saat ini, Pemkot Mataram memastikan jika tidak ada proyek fisik yang pembayarannya bakal diutang ke para rekanan.

“Insya Allah itu tidak akan terjadi di Kota Mataram. Kami sudah komitmen. Karena kami di dalam mengelola program sudah asumsikan tentang pendapatan dan kemampuan fiskal daerah,” terang Sekretaris Daerah Kota Mataram H Effendi Eko Saswito kepada Lombok Post.

Sekda meminta para rekanan tidak perlu khawatir. Pemkot Mataram tidak akan mengecewakan para rekanan yang melaksanakan proyek fisik di ibu kota Provinsi NTB. Kekhawatiran rekanan proyek fisik mereka bakal diutang menyusul di beberapa daerah hingga provinsi, pembayarak proyek fisik yang diutang banyak terjadi. Namun Pemerintah Kota Mataram memastikan ini tidak akan dilakukan.

“Kamit tidak hanya mengejar program tanpa memperhatikan kondisi fiskal. InsyaAllah tidak ada proyek yang tidak dibayar (diutang, Red),” ucap Sekda Eko yang jabatannya akan berakhir Maret tahun depan tersebut.

Pernyataan Sekda Eko juga diperkuat Asisten II Setda Kota Mataram HL Alwan Basri. Alwan mengatakan jika Pemkot Mataram tidak pernah memiliki catatan buruk terkait pembayaran proyek yang dilaksanakan kepada pihak rekanan.

“Jangan khawatir dengan itu. PAD Kota Mataram tahun ini bisa tercapai. Kontrak sudah ada otomatis uangnya sudah ada. Kami akan bayar sesuai dengan progress pekerjaannya, sesuai dengan kontrak dan sesuai dengan waktu,” ucapanya. “Pemerintah Kota Mataram tidak mau berhutang dan tidak pernah melakukan itu,” sambungnya.

Ia memita saat ini para rekanan fokus menuntaskan semua proyek fisik yang dikerjakan. Jangan sampai ada keterlambatan. Untuk urusan pembayaran, Pemkot Mataram akan menunaikan kewajibannya sesuai kontrak yang disepakati.

Data realisasi PAD Kota Mataram dipaparkan Asisten II Setda Kota Mataram tahun ini mencapai Rp 350 miliar per 31 Oktober. PAD tahun ini awalnya ditargetkan Rp 397 miliar. Namun di APBD perubahan, target ini kemudian dinaikkan menjadi Rp 422 miliar. (ton/r3) Editor : Administrator
#Pendapatan #Dispora #Realisasi PAD kota Mataram #PAD Kota Mataram