HAMDANI WATHONI, Mataram
Anggota DPR RI H Nanang Samodra terus mendorong kemajuan NTB. Terutama di bidang pendidikan. Ia menjadi salah satu figur yang mungkin tidak banyak terekspose tetapi memiliki kontribusi besar terhadap kemajuan dunia pendidikan di Kota Mataram dan NTB umumnya.
Kemana pun ia pergi, ia selalu membagikan konsentrasinya untuk berpikir bagiamana memajukan daerah. Misalnya ketika ia berkunjung ke ke Republik Ceko. "Kami sedang berada di Praha Ceko dalam rangka kunjungan diplomasi perorangan DPR," ujar Nanang kepada Lombok Post pekan lalu.
Di sana, Nanang berkunjung ke Kantor Kedutaan Besar Republik Indonesia yang ada di Praha. Nanang mengaku merasa surprise bertemu dengan sejumlah mahasiswa yang ternyata berasal dari berbagai daerah di NTB.
"Diantara undangan yang hadir, ada enam orang dari tujuh mahasiswa tugas belajar dengan biaya dari Pemprov NTB. Sebagai warga NTB saya merasa tersanjung karena pola tersebut diusulkan menjadi role model bagi daerah lain," ungkapnya.
Di sana, ia bersama para mahasiswa menikmati makan malam bersama dan berdiskusi seputar pengalaman mereka menempuh studi. Ceko dinilai menjadi negara yang aman untuk pelajar. Hal ini tidak lepas dari status Republik Ceko yang menempati posisi ke delapan sebagai negara paling aman di dunia.
Ia mengaku sangat tepat Pemerintah NTB mengirim mahasiswa belajar ke Ceko. Karena di negara ini, terdapat Charles University yang berlokasi di Praha. Ini adalah salah satu Universitas tertua di dunia yang didirikan pada tahun 1348.
Kehadiran universitas ini menurutnya menjadi salah satu bukti bahwa sistem edukasi di Ceko telah terstruktur dengan baik dari ratusan tahun yang lalu. "Makanya sepulang dari Ceko, nanti saya juga akan mendorong agar universitas di NTB kerja sama dengan universitas di sini. Khususnya universitas swasta," ucapnya.
Kemudian Nanang juga menyebut biaya di Ceko terbilang sangat terjangkau dengan kualitas yang tak kalah dari Negara Eropa Barat. "Di sini, pendidikan dan pertanian sangat maju. Maka kita bisa benar-benar belajar dari negara ini. Ke depan tidak hanya pemerintah provinsi yang mengirim mahasiswa. Kami ingin perguruan tinggi khususnya swasta juga bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di luar negeri," ucapnya.
Ia berharap para mahasiswa dan dosen punya kesempatan sebanyak-banyaknya belajar di luar negeri. Sehingga ke depan sumber daya manusia di NTB bisa semakin meningkat dan tak kalah dari daerah lain di Indonesia. "Saya juga kebetulan menemukan orang Indonesia yang jadi dosen di sini (Ceko). Artinya kita punya kemampuan untuk itu," ucapnya.
Rencananya, Nanang akan kembali ke Indonesia tanggal 1 Maret mendatang. Sehingga ia mengaku punya cukup banyak waktu melihat aktivitas dunia pendidikan, ekonomi, sosial dan berbagai hal yang ada di Ceko. Ini kemudian akan menjadi referensi untuk diberikan ke pemerintah pusat mendukung apa yang telah dimulai oleh Pemerintah Provinsi NTB.
"Ibu Dubes Kenssy Dwi Ekaningsih juga sangat mengharapkan kehadiran Bapak Gubernur NTB di Praha," tandasnya. (*/r3)
Editor : Administrator