“Undangan sudah kami sebar kepada semua tamu yang akan hadir. Pelantikan sekda dilaksanakan di Pendopo besok pagi pukul 09.00 Wita,” jelas Kepala Dinas Kominfo Kota Mataram I Nyoman Suwandiasa kepada Lombok Post, kemarin (14/6).
Tamu undangan yang hadir nantinya dari jajaran Forkopimda, Gubernur NTB hingga pihak dari Komisi Aparatur Sipil Negara. Semua mantan sekda Kota Mataram juga turut diundang bersama keluarganya.
“Cuma Pak Abubakar Ahmad (sekda pertama) berhalangan hadir karena kondisi kesehatan. Sehingga yang hadir nanti pak H Jaswad, Pak Makmur Said, dan Pak Eko,” lanjut Suwandiasa.
Sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan organisasi keagamaan serta stake holder terkait juga turut undang. Sehingga Suwandiasa berharap pelantikan nanti bisa berjalan lancar dan sesuai rencana.
Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga sebelumnya menyampaikan jika pelantikan akan segera ia laksanakan. Menyusul semua persyaratan administrasi sudah dikantongi Pemkot Mataram. Mulai dari rekomendasi gubernur NTB hingga KASN. “Kemungkinan Rabu atau Kamis kami laksanakan secepatnya,” ucap Mohan.
Mohan juga mengaku bersyukur tidak ada persoalan yang muncul selama proses pansel sekda berlangsung. Tidak ada gejolak atau intrik di kalangan birokrasi. Khususnya antar para kandidat calon sekda. Semua tahapan pansel berjalan dengan kondusif.
Terkait calon sekda yang akan dilantik nanti siapa, Mohan tidak memberikan bocoran. Meski nama Asisten II HL Alwan Basri dinilai menjadi kandidat terkuat untuk mengisi jabatan ‘komandan birokrasi’ Kota Mataram.
“Semua lancar dan clear. Sesegera mungkin kami laksanakan,” cetus Mohan tersenyum.
Ada tiga calon sekda yang lolos perangkingan tim pansel dari empat orang pendaftar. Mereka adalah Asisten II Setda Kota Mataram H Lalu Alwan Basri, Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang dan Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman.
Nama Alwan semakin mengerucut untuk dilantik menjadi sekda mengingat saat ini Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang tengah melaksanakan ibadah haji ke tanah suci selama 40 hari. Kemudian peluang kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman sangat tipis bersaing dengan Alwan karena dinilai masih minim pengalaman. Dengan demikian, Alwan yang pernah menjabat Kabag Humas dan Protokol, Kepala Dinas Perdagangan dan Inspektur Kota Mataram menjadi kadidat terkuat.
Sejumlah sumber terpercaya dari pejabat terkait yang dikonfirmasi Lombok Post juga membenarkan jika Alwan bakal menjadi sekda berikutnya.
Ditemui Lombok Post, siang kemarin, Alwan sendiri mengaku belum mendapat informasi jika dirinya akan dilantik sebagai sekda. Ia hanya telah mengikuti persyaratan yang dikhususkan pada seleksi sekda bulan lalu.
“Saya tidak pernah bayangkan untuk dilantik. Saya ikut seleksi sekda karena ada kekosongan dan saya memenuhi syarat,” kata mantan Inspektur Inspektorat Kota Mataram pada Lombok Post, kemarin.
“Saya coba ikut seleksi sekda dan itu kita ikhtiarkan. Persyaratan dan seleksi dari awal sampai akhir kita persiapkan dengan baik,” imbuhnya.
Nama Alwan yang akan menjabat sebagai sekda di ibu kota ini santer terdengar. Dimana, mantan kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram itu dianggap sebagai pilihan yang tepat menggantikan sekda sebelumnya H Effendi Eko Saswito.
Di sisi lain calon sekda lainnya peluangnya tipis. Sebut saja Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang yang sekarang ini menunaikan ibadah haji tidak mungkin akan dilantik. Pun juga dengan calon lainnya Kepala Dinas PUPR Kota Mataram Miftahurrahman peluangnya tipis karena dianggap kurang pengalaman.
Namun, Alwan tidak jemawa meski banyak orang yang menjagokan dirinya akan menjadi sekda selanjutnya. Yang penting sekarang ini kata Alwan, belajar dan terus belajar.
Alwan mengawali karir sebagai PNS pada 1994 di Kanwil Perindustrian. Lalu pada 1997 instansi tersebut berubah nama menjadi Kanwil Perindustrian dan Perdagangan (Perindag). “Tahun 2001 saya pindah ke Kota Mataram sebagai kasi Pendaftaran Perusahaan Diskoperindag,” terangnya.
Di tempat yang baru ia banyak belajar di senior dan staf di instansi tersebut. Ketika menjadi Kabid Perikanan Dinas Perikanan Kota Mataram ia juga banyak belajar dari senior. Pun juga saat diberikan kepercayaan sebagai kabag Humas ia banyak belajar dari senior terkait kehumasan. “Setiap jabatan baru saya selalu belajar dari senior dan staf di sekelilingnya. Saya tidak tahu terkait kehumasan.Kita banyak diskusi sama teman-teman,” ujarnya.
Pada seleksi sekda ini ia tidak ada target. Apalagi harus jadi sekda. Sebab, ketika mendaftar ia akan ikhlas menerima keputusan. Yakni jadi sekda atau tidak. “Risiko ini harus ada. Kalau tidak jadi sekda tentu ada rasa kecewa. Apalagi jabatan yang diperebutkan ini satu oleh tiga orang,” ucapnya. “Kita harus siap menerima keputusan. Jangan pas mendaftar pikirannya hanya jadi sekda saja. Tapi tidak pernah membayangkan akan gagal,” imbuh Alwan.
Dia membeberkan, pada seleksi sekda bulan lalu ia membuat makalah yang mengkombinasikan visi dan misi wali kota. Tugas seorang sekda dipadukan dengan visi misi tersebut dengan mengangkat tiga hal. Pertama, bagaimana penganggaran dan perencanaan, terutama dalam peningkatan pendapatan daerah (PAD).
Kedua, bagaimana melakukan penataan asset, terutama dengan memanfaatkan teknologi. Misalnya sebut dia, sepeda motor yang tidak tahu entah kemana. Namun dengan pemanfaatan teknologi bisa ditahu di OPD mana dan STNK-nya masih hidup atau tidak. Ketiga, pembinaan ASN dengan sistem Merit yang diaplkasikan di Kota Mataram. “Kita akan tahu karir seorang PNS dengan sistem ini,” ujarnya.
Sementara untuk misi lanjutnya, ia mengangkat pelayanan publik yang dikaitkan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sehingga nantinya tidak melenceng antara visi dan misi wali kota. “Kita ini pembantu wali kota, jangan sampai visi dan misi pak wali ke barat, kita ke timur,” ujar Alwan.
Namun demikian persoalan siapa yang akan menjadi sekda tergantung wali kota sabagai Pejabat Pembina kepegawaian (PPK). Wali kota memiliki hak prerogatif menentukan siapa yang akan menjabat sekda. “Kita prinsipnya siap membantu dan menyesuaikan diri,” pungkasnya.(jay/ton/r3)
Editor : Administrator