Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jabat Pj Gubernur NTB, Miq Gita Betabeq ke DPRD

Fatih Kudus Jaelani • Kamis, 28 September 2023 | 12:29 WIB

Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi bersalaman dengan anggota DPRD NTB usai mengikuti rapat paripurna pertamanya sebagai Pj Gubernur di Kantor DPRD NTB, (26/9) lalu.
Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi bersalaman dengan anggota DPRD NTB usai mengikuti rapat paripurna pertamanya sebagai Pj Gubernur di Kantor DPRD NTB, (26/9) lalu.
LombokPost--Di hari pertamanya mengikuti rapat paripurna sebagai Pj Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi menyampaikan permohonan izin pada anggota DPRD Provinsi NTB. Kalimat betabeq walar (permisi, red) itu ia sampaikan sebelum membacakan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) prakarsa Gubernur NTB di Kantor DPRD Lotim,  (26/9) lalu.

 

Tabeq, tabeq walar, nunas, nurge, nunas izin, untuk memimpin penyelenggaraan pemerintahan di NTB,” kata Gita di hadapan anggota rapat paripurna DPRD NTB.

 

Dalam kesempatan yang sama, Gita juga meminta dukungan kerjasama anggota dewan untuk bersama-sama mewujudkan NTB yang maju melaju. Ia menegaskan, maju melaju merupakan jawaban atas upaya melanjutkan perkhidmatan Zul-Rohmi dalam mewujudkan NTB Gemilang.

 

Paripurnanya tugas Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018-2023 tidak boleh berhenti. Kehadiran seorang Penjabat (Pj) Gubernur adalah untuk memastikan roda pemerintahan tetap berputar. Bergerak dinamis. Ia juga menjelaskan, tagline maju juga merupakan bagian yang terintegrasi dengan kabinet Indonesia Maju.

 

Di waktu yang sama, Miq Gita juga menuturkan alasan mengapa mars NTB Gemilang tetap dinyanyikan. Selain membutuhkan waktu dan biaya untuk membuat mars baru, narasi dari Mars NTB Gemilang secara subtansi masih berkesinambungan dengan NTB Maju Melaju.

 

 “Sekali lagi saya sampaikan permohonan izin melaksanaan tugas sebagai Pj Gubernur. Saya minta dukungan, untuk membawa Masyarakat NTB Maju Melaju,” katanya.

 

Gita juga menerangkan empat larangan yang ditegaskan Mendagri pada penjabat kepala daerah. Pertama dilarang melakukan pengisian pejabat atau mutasi pegawai daerah. Kedua, dilarang membatalkan perizinan yang dikeluarkan pejabat sebelum dan/atau mengeluarkan perizinan yang berbeda dari pejabat sebelumnya.

 

Lalu yang selanjutnya adalah dilarang membuat kebijakan pemekaran daerah, dan terakhir, dilarang membuat kebijakan yang berbeda dengan program pembangunan pemerintah sebelumnya.

 

“Namun larangan tersebut dikecualikan jika penjabat kepala daerah mendapat persetujuan tertulis dari Mendagri. Hal ini yang juga kami sampaikan pada Pj Bupati Lombok Timur dan Pj Wali Kota Bima,” paparnya. 

 

Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda saat membuka rapat paripurna juga menyampaikan ucapan selamat untuk Pj Gubernur NTB.  Ucapan serupa juga disampaikan pada Pj Bupati Lotim dan Pj Wali Kota Bima yang baru saja dilantik. “Semoga dapat menunaikan tugasnya dengan baik dan melanjutkan estafet kepemimpinan pejabat daerah sebelumnya,” kata Isvie. (tih/r2)

Editor : Redaksi Lombok Post
#DPRD NTB #Gita Ariadi #Pj Gubernur NTB