LombokPost - Penjabat Ketua Penggerak PKK NTB Hj Lale Prayatni Gita Ariadi mengapresiasi komitmen Paguyuban Muslimah NTB dalam mengentaskan berbagai masalah perempuan dan anak.
“Masalah ini (perempuan dan anak) sudah masuk ke program kerja satu. Perkuat kerja sama untuk solusi pada kasus seperti kekerasan perempuan, pernikahan dini, hingga Stunting di NTB,” kata Bunda Lale saat menerima audiensi Paguyuban Muslimah NTB di Ruang Tamu Pendopo Gubernur NTB.
Bunda Lale menjelaskan, sesuai arahan Menteri Dalam Negeri, pemerintah daerah harus mendukung PKK dalam mengentaskan berbagai permasalahan terhadap perempuan dan anak.
PKK dinilai mampu karena memiliki struktur organisasi sampai ke akar rumput yaitu sampai ke desa. karena itu, Bunda Lale menyarankan agar kompleksitas masalah pengentasannya mesti berbasis desa.
“PKK NTB sudah ada inovasi pendekatan Pola Asuh Anak di Era Digital, menyasar goes to school hingga go to majlis ta'lim di desa-desa. Banyak yang bisa kita diskusikan termasuk literasi," kata Bunda Lale.
Ketua Paguyuban Muslimah NTB Rini Jati Ayu Kurniati mengatakan komitmen membantu pemerintah, tidak hanya mengentaskan kekerasan pada perempuan namun juga pada aspek literasi.
“Fokus kami ada pada literasi Alquran pada perempuan, anak, hingga lansia. Harapannya bisa membantu Pemprov NTB dalam pengentasan masalah literasi perempuan dan anak," katanya. (lil)
Editor : Haliludin