Sebagaimana diketahui, tahun 2023 ini pemkot tidak memperoleh DAK untuk tujuan yang dimaksud.
“Kita akan gunakan untuk peningkatan pemeliharaan jalan penghubung ke jalan provinsi dan jalan nasional,” kata Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Mataram Miftahurrahman, kemarin (23/10).
Secara lebih detail, Miftah menyebut ruas jalan yang akan diperbaiki. Antara lain jalan Swasembada, Swakarya, dan sejumlah ruas jalan di Cakranegara.
Sedangkan berapa panjang ruas jalan yang akan ditingkatkan belum dibahas. “Masih perlu dibahas lagi dan bisa jadi bertambah,” jelasnya.
Untuk sementara ini, besaran DAK Rp 10 miliar di tahun 2024 ini sama dengan guyuran DAK pada tahun 2022 lalu. “Lebih tinggi dari tahun 2021 yang saat itu kita terima Rp 8 miliar,” bandingnya.
Pihaknya juga telah melakukan pendataan terhadap jalan yang akan ditingkatkan kualitas kemantapannya. “Dan sudah diverifikasi pemerintah pusat,” jelasnya.
Nantinya saat akan dikerjakan kemantapan, pihaknya akan mengutamakan jalan yang jadi prioritas. Disesuaikan pula dengan anggaran yang diperoleh dari pemerintah pusat.
“Saat pengusulan program kita pakai sistem dan itu sudah masuk berbagai kriteria. Ini disesuaikan dengan anggaran dan data kita sudah masuk semua, namun realisasinya bertahap,” pungkasnya. (zad/r3)
Editor : Redaksi Lombok Post