"Target yang sudah kita petakan itu minimal satu fraksi di DPRD Kota Mataram dan satu kursi DPRD NTB," kata Zammatur atau yang akrab disapa Jem saat ditemui usai acara.
Jem percaya diri memastikan dapat meraih minimal lima kursi di DPRD Kota Mataram dan satu kursi DPRD NTB dari Dapil Kota Mataram.
Jem menuturkan, upaya merebut lima dari 40 kursi menjadi target yang rasional bagi partainya. Pada pileg 2024 mendatang, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Mataram sebanyak 315.549 ribu yang tersebar di 1248 TPS.
Ia mengklaim, Perindo di NTB khususnya di Kota Mataram selama ini dinilai bakal menjadi kuda hitam di Pileg 2024 mendatang. Efek elektoral TGB Zainul Majdi dan mantan Wakil Gubernur Siti Rohmi Djalilah menjadi kekuatan signifikan bagi para Caleg. Ditambah lagi mesin organisasi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI).
“Alhamdulillah sampai hari ini kerja dari seluruh caleg kita dengan sisa waktu yang ada kita maksimalkan dengan menginternalisasi tim.
Kondisinya hari ini sangat bagus, semua punya performa yang bagus. Masing-masing caleg punya sekretariat dan struktur tim pemenangan,” paparnya.
Dalam kegiatan tersebut, pihaknya membekali seluruh caleg dengan bedah dapil. Bedah dapil itu diberikan agar setiap caleg memahami potret masyarakat di daerah pemilihannya masing-masing. “Baik dari sisi kultur pemilih maupun rival politik,” terang Jem.
Selain pembekalan caleg, kegiatan tersebut juga diisi dengan deklarasi pemenangan Ganjar-Mahfud. Ikrar memenangkan Ganjar-Mahfud diucapkan oleh seluruh pengurus dan caleg Perindo Kota Mataram. (tih/r2)
Editor : Redaksi Lombok Post